WNA Asal China ‘Serbu’ Tangerang Raya
berita
Sumber Foto : jakarta.tribunnews.com
21 September 2019 14:25
Watyutink.com –  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tangerang, Dodi Karnida mengatakan sebanyak 4.445 warga negara asing (WNA) tercatat tinggal di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Dodi menyebut sebagain besar adalah WNA asal China.

Jumlah terbesar kedua menurut Dodi adalah WNA asal Korea Selatan.  Umumnya mereka bekerja sebagai tenaga ahli di beberapa industri. Seperti di ketahui, di wilayah Tangerang Raya banyak terdapat kawasan industri, seperi wilayah Cikupa. Perusahaan asal China banyak yang membuka pabrik di wilayah tersebut. Selain itu menurut Dodi juga ada perusahaan dari negara lain, seperti Korea Selatan, Jepang, India, dan Malaysia.

Saat memberikan keterangan di Balaraja, Kabupaten Tengeran, Kamis (19/9/2019) Dodi menyebut untuk wilayah Banten, terdapat sebanyak 9.285 WNA. Hal itu berdasarkan pencatatan yang terdaftar sejak pekan lalu.

Dodi menegaskan, pihaknya selalu mengadakan pengawasan dan pengecekan secara rutin terhadap keberadaan para WNA di wilayah Tangerang Raya. Pihak Imigrasi tidak segan-segan memberikan sanki jika para WNA kedapatan melanggar peraturan yang berlaku, terutama kelengkapan dokumen. Sanki pidana dan deportasi bakal dikenakan kepada WNA yang dokumennya tidak lengkap.

Selain itu Imigrasi akan mem-blacklist mereka dan tidak diperbolehkan masuk Indonesia lagi.

Itu baru yang tercatat, bisa jadi yang nggak tercatat lebih banyak!

Tetaplah kritis membaca berita!

(cp)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Andry Satrio Nugroho

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah             Sektor UKM Masih Bisa Diandalkan             Masih Harus Banyak Dilakukan Pembenahan             Tantangan Besar Meningkatkan Tenaga Kerja Menjadi SDM Berkualitas             Ironi yang Tak Pantas Dibiarkan Berulang             Pemerintah Harus Tunjukan Penggunaan Utang  Secara Produktif