Usut Kasus Rasis Ambroncius Nababan, Polisi Gunakan Konsep Presisi
berita
Sumber Foto : ntmcpolri.info
26 January 2021 15:10
Watyutink.com – Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono memastikan polisi akan mengusut kasus dugaan tindakan rasis yang dilakukan Ketua Relawan Pro Jokowi Ma’ruf Amin (Projomi) Ambroncius Nababan terhadap mantan Komisioner Komisi Hak Asas Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai. Argo menyebut polisi akan menggunakan konsep Presisi dalam menangani kasus ini. Konsep Presisi yang dimaksud adalah Pemolisian Prediktif, Responsif, dan Transparan Berkeadilan.

Konsep Polri Presisi pertama kali dicetuskan oleh calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat mengikuti uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test  di Gedung DPR RI, Rabu 20 Januari 2021 lalu.

Saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin 25 Januari 2021, Argo menjelaskan bentuk prediktif sudah terwujud sejak adanya postingan di akun Facebook milik Amboncius pada 24 Januari 2021. Polisi menurut Argo sudah melihat adalah hal yang tidak pantas dalam postingan tersebut.

Argo melajutkan, pada hari itu juga Bareskrim Polri sudah melakukan analisa terhadap akun Facebook milik politisi Partai Hanura itu setelah sebelumnya diprediksi adanya foto yang tidak pantas. Hal ini sebagai bentuk responsibilitas terkait kasus yang sempat menjadi sorotan mayoritas warganet itu.

Itulah sebabnya menurut Argo, saat ada laporan terhadap Ambroncius di Polda Papua, pihak Bareskrim Polri langsung mengambil alih kasus ini. Bareskrim juga sudah menghubungi Polda Papua dan Polda Papua Barat agar melimpahkan kasus tersebut ke Jakarta.  Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menuturkan dengan diambil alih Bareskrim penanganan kasus ini menjadi lebih cepat. Terbukti dengan polisi sudah memanggil Ambroncius dan sejumlah saksi.

Argo memastikan kasus dugaan tindakan rasis ini akan ditangani secara transparan. Itulah sebabnya ia meminta semua pihak mempercayakan penanganannya kepada kepolisian. Argo mengingatkan agar tidak ada masyarakat yang justru melanggar pidana akibat merespon kasus ini.

Sementara itu saat mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Senin 25 Januari 2021 malam, Ambroncius Nababan mengakui tindakannya memposting foto Natalius Pigai dan gorila. Namun ia membantah telah bertindak rasis. Ambroncius mengatakan ia hanya ingin menyindir secara satire kepada Natalius lantaran tokoh asal Papua itu menolak vaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin Sinovac.  

Masyarakat menunggu apakah konsep Polri Presisi bisa memunculkan rasa keadilan atau tidak!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI