Susun Kurikulum Baru, Kemendikbud Jadikan Informatika Pelajaran Wajib
berita
Ilustrasi Sampul Buku Ajar Informatika
22 September 2020 10:35
Watyutink.com - Kemendikbud dikabarkan bakal menambah mata pelajaran (mapel) baru pada penyederhanaan kurikulum yang kini tengah digodok. Salah satu mapel yang akan ditambahkan adalah informatika. Bahkan informatika akan menjadi mapel wajib untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Hal itu terungkap dalam dokumen paparan sosialisasi penyederhanaan kurikulum dan asesmen milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dalam dokumen paparan yang tersebar di awak media, Selasa 22 September 2020, terdapat sejumlah perubahan mapel yang tercantum dalam kurikulum baru.

Siswa SMA, kelas 10 akan mendapat dua mapel baru, yakni informatika dan program pengembangan karakter. Keduanya menjadi pelajaran wajib yang harus diikuti semua siswa. Sedangkan pelajaran bahasa dan sastra mandarin dihapus.

Pelajaran biologi, fisika, dan kimia digabung menjadi IPA. Pelajaran sejarah Indonesia dan ekonomi berubah menjadi IPS. Pelajaran seni budaya dan prakarya serta kewirausahaan digabung menjadi seni dan prakarya.

Sedangkan untuk kelas 11 dan 12, pelajaran informatika lanjutan dikelompokkan sebagai mata pelajaran pilihan untuk jurusan IPA. Sama dengan sejarah yang menjadi mata pelajaran pilihan untuk jurusan IPS. Sehingga siswa bisa memilih ikut atau tidak pelajaran tersebut.

Pada jenjang SMP pelajaran informatika serta seni dan prakarya dipisah. Pelajaran informatika dan seni dijadikan mata pelajaran sendiri. Hal ini berbeda dengan kurikulum 2013 yang menggabungkan keduanya.

Sementara untuk jenjang SD tidak ada penambahan atau penghapusan mapel. Perubahan hanya berfokus pada proporsi jam belajar. Hal ini untuk menguatkan fondasi kompetensi dan perkembangan karakter siswa.

Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbud Maman Fathurrahman mengatakan paparan draf kurikulum yang disederhanakan itu masih dalam proses pembahasan di lingkungan internal. Saat memberikan keterangan, Senin 21 September 2020, Maman menyatakan Kemendikbud akan melakukan kajian akademik dan menerima masukan dari berbagai pihak.

Smartphone untuk belajar online saja banyak yang tidak punya, apalagi laptop untuk pelajaran informatika!

Tetaplah kritis membaca berita!
 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF