Siswa Hanyut di Sleman, Yogyakarta Sudah Ditemukan, KPAI Minta Kegiatan Pramuka Dievaluasi
berita
Sumber Foto: Antara Foto/ Andreas Fitri Atmoko
23 February 2020 10:30
Watyutink.com - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan Retno Listyarti meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengevaluasi kegiatan pramuka. Pasalnya pramuka dijadikan ekstrakulikuler wajib yang mempengaruhi siswa naik kelas atau tidak.

Saat memberikan keterangan tertulis pada Sabtu (22/2/2020) Retno menyebut Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan Sebagai Ekstrakurikuler Wajib mulai jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK layak dievaluasi. Hal ini setelah adanya peristiwa hanyutnya ratusan siswa siswa SMP Negeri 1 Turi, Sleman, Yogyakarta di Sungai Sempor saat mengikuti kegiatan susur sungai.

Retno menyoroti kebijakan yang mewajibkan siswa mengikuti latihan kepramukaan. Retno mengakui niatan awal kebijakan ini baik, yakni membentuk kompetensi sosial siswa. Namun dalam pelaksanaanya justru merusak esensi pendidikan kepramukaan itu sendiri. 

KPAI juga mendorong Inspektorat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman memeriksa kepala sekolah, guru, dan pelatih pramuka yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut. Retno memandang kegiatan susur sungai tidak sesuai dilakukan oleh siswa SMP. Beberapa siswa yang selamat dalam peristiwa itu bahkan mengaku belum pernah mengikuti dan menyusuri sungai.

Hal ini tentu sangat berbahaya. Terlebih saat ini sedang musim hujan sehingga sungai sangat berpotensi mengalami banjir. Kegiatan susur sungai seharusnya hanya dilakukan orang dewasa yang berpengalaman.

Sementara itu Humas Basan SAR Nasional (Basarnas) DIY, Pipit Eriyanto mengatakan pada Minggu (23/2/2020) tim evakuasi berhasil menemukan dua siswa SMPN 1 Turi yang dilaporkan hilang. Kedua korban ditemukan sudah meninggal dunia di DAM Matras pukul 05.30 WIB. Pipit menjelaskan, dengan penemuan ini seluruh korban yang sebelumnya dilaporkan hilang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Seperti diketahui, pada Jumat (21/2/2020) 249 siswa SMPN 1 Turi, Sleman hanyut saat di Sungai Sempor saat mengikuti kegiatan pramuka susur sungai. 216 siswa selamat, 23 mengalami luka-luka dan 10 orang meninggal dunia.

Meski tidak ada niatan mencelakakan siswa tetap harus ada yang bertanggung jawab.

Tetaplah kritis membaca berita!

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)