Rumah Judi Online Jadi Sponsor Klub Sepak Bola Milik TNI
berita
Sumber Foto : bola.com
25 February 2020 09:37
Watyutink.com - Klub sepak bola peserta Shopee Liga 1 2029 Tira Persikabo tengah menjadi sorotan. Pasalnya saat melakoni kompetisi sepak bola Liga 1 mendatang, Tira Persikabo bakal disponsori sebuah rumah judi bernama SBOTOP.

Saat launching Liga 1 di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (24/2/2020) tertera nama rumah judi online tersebut dijersey anyar klub yang dimiliki TNI dan Pemkab Bogor itu. SBOTOP diketahui adalah situs online judi, yang bisa dengan bebas diakses lewat internet di Indonesia.

Direktur Pengembangan Bisnis Tira Persikabo, Rhendie Arindra, mengakui SBOTOP menjadi sponsor klubnya. Rhendie menyebut tidak ada yang salah dengan hal itu lantaran tidak ada regulasi yang melarangnya.

Terlebih menurut Rhendie, klub-klun Eropa juga ada yang menerima sponsor dari rumah judi. Ia mencontohkan klub Liga Inggris, West Ham dan Stoke City. Ia menyadari hadirnya rumah judi sebagai sponsor di Indonesia baru pertama kalinya. Namun Rhendie menegaskan, ini murni masalah bisnis dan profesionalisme

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan mengaku tidak menyadari adanya klub yang menjadikan rumah judi sebagai sponsor. Pria yang akrab dipanggil Iwan Bule ini bahkan tidak tahu apa itu SBOTOP. Itulah sebabnya Iwan menyatakan bakal melakukan pemeriksaan, terutama terkait regulasinya.

Seperti diketahui perjudian adalah perbuatan yang dilarang di Indonesia. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Pasal 27 ayat (2) berbunyi "Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, mentransmisikan, dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian."

UU Nomor 19 Tahun 2016   Pasal 45 ayat (2) memberikan ancaman penjara maksimal enam tahun dan atau denda paling banyan Rp1 miliar bagi yang melanggarnya.

Ini sih sama saja nyuruh rakyat main judi.

Tetaplah kritis membaca berita!

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)