Rizal Ramli Sebut KPK Bakal Tak Bertaring Jika Dipimpin Polisi
berita

21 July 2019 15:00
Watyutink.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Menko Ekuin) Rizal Ramli mengaku khawatir dengan banyaknya perwira polisi yang mengikuti seleksi calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rizal menilai hal ini akan melemahkan fungsi KPK dalam upaya pemberantasan korupsi.

Jika dipimpin KPK periode 2019-2023 banyak diisi unsur Polri, Rizal khawatir kasus-kasus korupsi besar bakal tak terungkap. Rizal menyebut KPK dibentuk lantaran polisi kurang mampu menangani kasus-kasus besar.

Mantan Menko Kemaritiman ini mengatakan kalau nanti pimpinannya banyak diisi polisi artinya KPK mengalamai coupe de grace. Rizal tidak ingin fungsi dan peranan KPK akan berubah secara perlahan.

Itulah sebabnya Rizal berharap pimpinan KPK saat ini segera menuntaskan berbagai kasus besar yang sedang ditangani. Kasus-kasus besar seperti BLBI dan Century harus segera diungkap seacara terang benderang. Pimpinan KPK saat ini harus punya prestasi yang benar-benar menonjol.

Apalagi kalau kasusnya melibatkan anggota Polri, masak jeruk makan jeruk!

Tetaplah kritis membaca berita!

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol