Prabowo Temui Menhan Austria Bahas Pembelian Pesawat Temput Eurofighter
berita
Sumber Foto : Dubes Austria via okezone.com
21 October 2020 13:40
Watyutink.com – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dikabarkan sudah bertemu dengan Menteri Pertahanan Austria, Klaudia Tanner untuk membahas pembelian pesawat tempur bekas milik angkatan udara Austria, Eurofighter Typhoon yang diincar Prabowo sejak pertengahan tahun ini.

Dilansir Kronen Zeitung, Prabowo dan Klaudia bertemu di kantor Kementerian Pertahanan Austria di Kota Wina, Selasa (20/10/2020) waktu setempat.

Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi Duta Besar RI untuk Austria Darmansjah Djumala dan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra Sugiono.

"Hari ini (Selasa) saya bisa berbicara dengan rekan Indonesia saya untuk pertama kalinya. Kami juga berbicara tentang minat yang sudah diungkapkan untuk membeli Eurofighter kami," kata Klaudia, Rabu (21/10/2020).

Sebelum menemui Klaudia langsung, Prabowo telah berkirim surat terkait ketertarikannya pada Eurofighter sejak Juni 2020.

Prabowo mengaku Indonesia tengah melakukan pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk menjaga wilayah dan rakyat Indonesia.

Di sisi lain, rencana pembelian alutsista bekas itu menuai banyak kritik di tanah air. Salah satunya diungkap Ketua Harian Perhimpunan Industri Pertahanan Nasional (Pinhantanas) Mayjend (Purn) Jan Pieter Ate yang menyebut pesawat Eurofighter Thypoon telah diproduksi belasan tahun lalu oleh Jerman. Bahkan alutsista ini sudah tak lagi dipakai oleh Austria.

"Indonesia kok beli bekas terus, beli teknologi yang baru, supaya indhan (industri pertahanan) kita itu bisa catch up. Musuhmu itu nanti bukan lawan barang bekas, tapi datang bawa teknologi terbaru," kata Ate.

Koalisi Masyarakat Sipil untuk reformasi sektor keamanan juga mendesak Prabowo membatalkan rencana pembelian jet tempur bekas Eurofighter Typhoon dari Austria.

Jadi, bagaimana dengan perkembangan industri pertahanan dalam negeri?

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

Revolusi Akhlak Kiai Juned

25 November 2020

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF