Pengacara Sebut Penetapan Status Slamet Janggal, Polisi Tegaskan Sudah Sesuai Prosedur
berita
Sumber Foto : news.detik.com
12 February 2019 16:45
Watyutink.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan penetapan Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif sebagai tersangka sudah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Selain itu menurut Dedi, penetapan ini adalah hasil kesimpulan dari  Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang dibentuk oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Lantaran dianggap mengansung unsur pidana maka kasusnya ditangani pihak kepolisian.

Dedi menjelaskan dalam menangani kasus yang terkait dengan proses Pemilu 2019, Polri tidak pernah bekerja sendirian melainkan selalu berkoordinasi dengan Bawaslu. Itulah sebabnya Dedi membantah tuduhan bahwa penetapan Slamet sebagai tersangka adalah bentuk kriminalisasi. Dedi juga membantah polisi bersikap tidak adil dalam menangani kasus ini.

Dedi menegaskan semua warga negara sama kedudukannya dalam hukum. Jika merasa keberatan dengan penanganan yang dilakukan polisi, Dedi mempersilahkan Slamet menempuh proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sementara itu pengacara Slamet Ma’arif, Eggi Sudjana menyebut terdapat sejumlah kejanggalan pada penetapan status tersebut. Menurut Eggi seharusnya penetapan seseorang menjadi tersangka harus melalui tahap penyelidikan dan penyidikan. Namun dalam kasus Slamet, proses itu tidak terjadi.

Eggi menambahkan Polres Surakarta tidak menjalankan Peraturan Kapolri no 14 tahun 2012 pasal 15 yang menyatakan penetapan tersangka harus melalui penyelidikan hingga gelar perkara. Menurut Eggi, pihaknya pun belum diminta polisi untuk gelar perkara.

Untuk itu, Eggi, yang juga Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis akan menempuh jalur praperadilan. Eggi akan melakukan koordinasi dengan Slamet, termasuk tentang kehadiran mereka pada pemeriksaan selanjutnya.

Hukum hanya untuk lawan politik para penguasa!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Djoko Setijowarno

Pengamat transportasi

FOLLOW US

Tidak Ada yang Bisa Jamin Data Kita Aman             Unicorn Indonesia Perlu Diregulasi             Bijak Memahami Perubahan Zaman             Strategi Mall dan Departement Store dalam Menghadapi Toko On line             Sinergi Belanja Online dengan Ritel Konvensional             Investor Tertarik Imbal Hasil, Bukan Proyek             Evolusi Akan Terjadi meski Tidak Dalam Waktu Dekat             Demokrasi Liberal Tak Otentik             Tak Perlu Berharap pada Elite Politik             PSSI di Persimpangan Jalan, Butuh Sosok Berintegritas dan Profesional