Pendukung Prabowo Berpeluang Jadi Pimpinan MPR, Megawati Inginkan Aklamasi
berita
Sumber Foto : tirto.id
12 August 2019 12:21
Watyutink.com – Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah mengatakan pihaknya akan segera menyepakati  komposisi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Kesepakatan bakal dibicarakan bersama antara pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dan anggota Koalisi Indonesia Adil Makmur (KIAM), pendukung Prabowo Subianto.

Basarah menjelaskan dalam kesepakatan tersebut dibicarakan beberapa hal, salah satunya tentang agenda amandemen terbatas Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Selain itu dibicarakan pula paket pimpinan MPR periode 2019-2024. Dalam pembicaraan tersebut menurut Basarah terbuka peluang anggota KIAM masuk dalam jajaran pimpinan MPR.

Berbicara di Denpasar, Bali, Minggu (11/8/2019), Basarah menegaskan posisi MPR sebagai lembaha tertinggi negara sangat penting. Itulah PDIP mendorong amandemen terbatas UUD 1945 agar MPR dengan kewenangannya menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Pembicaraan ini menurut Basarah perdi dibicarakan dalam forum pimpinan partai koalisi dengan persetujuan Jokowi.

Basarah menambahkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta agar pimpinan MPR dipilih secara aklamasi dan tidak melalui mekanisme voting. Itulah sebabnya PDIP mendorong partai politik mengadakan musyawarah mufakat dalam menentukan komposisi pimpinan MPR.

Namun Basarah tidak menampik kemungkinan partai politik anggota KIK menolak kehadiran kubu pendukung Prabowo dalam paket pimpinan MPR. Untuk itu Jokowi dan Megawati akan melakukan pertemuan dengan para ketua umum partai anggota KIK. Basarah yakin kesepakatan terkait hal tersebut bakal tercapai.

Bagi-bagi posisi dengan merata agar tidak mengganggu jalannya pemerintahan.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol