Pemprov DKI Jakarta Siapkan Anggaran Rp5 Triliun untuk Antisipasi Banjir
berita
Sumber Foto : merdeka.com
20 January 2021 14:48
Watyutink.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5 triliun guna mengantisipasi banjit di Jakarta. Pria yang akrab disapa Ariza ini menuturkan anggaran tersebut dikucurkan untuk melakukan sejumlah proyek pengendalian banjir, seperti pembebasan lahan naturalisasi hingga vertical drainase.

Saat memberikan keterangan di Balai Kota, Jakarta, Selasa 19 Januari 2021, Ariza memperkirakan, di hari-hari ke depan intensitas dan curah hujan akan semakin meningkat. Itulah sebabnya menurut Ariza Pemprov DKI Jakarta akan terus melanjutkan program pengerukan sungai, waduk, setu, dan embung. Selain itu juga akan dibuat drainase vertikan sumur resapan serta memperbaiki pompa guna mengalirkan air hingga ke laut.

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan anggaran Rp5 triliun untuk penanganan banjir diambilkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanjar Daerah (APBD) 2021-2022. Ariza menyebut intensitas hujan akan tetap tinggi berapa pun besarnya anggaran yang disediakan. Itulah sebanya ia berharap, program penanggulangan banjir tersebut tetap berjalan di tengah intensitas hujan yang saat ini mulai meningkat.

Ariza menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga meminta peran serta masyarakat dalam upaya penanggulangan banjir. Caranya dengan tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai. Ia meminta selokan tetap dijaga kebersigannya. Selain itu Ariza meminta masyarakat aktif membuat sumur resapan.

Peran serta masyarakat diyakini bakal membantu mengatasi masalah banjir. Pasalnya banjir bukan hanya urusan Pemprov DKI Jakarta. Melainkan juga urusan semua warga Ibu Kota. Itulah sebabnya semua pihak harus turut andil dalam upaya pencegahan banjir.

Rakyat bisa bergerak kalau Pemprov memberi contoh!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI