Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Larangan Pergi ke Pasar
berita
Sumber Foto : Dok. BNPB
23 May 2020 09:58
Watyutink.com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, dr Achmad Yurianto mengatakan pemerintah tidak pernah melarang masyarakat mendatangi pasar. Namun masyarakat diminta menaati protokol kesehatan sesuai aturan. Hal ini guna menghindari penularan virus corona atau Covid-19. 

Saat berbicara di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jumat (22/5/2020) pria yang akrab disapa Yuri ini mengingatkan etika sesuai protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun. 

Menurut Yuri, pemerintah memahami tradisi masyarakat menjelang lebaran yang kental dengan budaya anjangsana. Namun pada lebaran kali ini pemerintah mengimbau masyarakat tetap di rumah. Tindakan ini guna memutus rantai penularan virua corona. 

Dirjen Pencegahan dan Penularan Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini menambahkan pemerintah telah mengevaluasi mobilisasi warga mendekati lebaran. Pergerakan warga menurut Yuri tidak bisa serta merta dihentikan. Namun Yuri mengingatkan, pergerakan warga menjadi faktor utama penularan penyakit. 

Itulah sebabnya, Yuri mengimbau kepada seluruh masyarakat saling peduli dan menjaga diri serta keluarga. Kesadaran akan pentingnya proteksi kesehatan wajib dimiliki. Hal ini dalam rangka menjalani tatanan hidup yang baru di tengah pandemi covid-19. 

Dalam kesempatan itu, Yuri juga mengumumkan jumlah pasien positif terjangkit virus corona sebanyak 20.796 orang. 5.057 orang dinyatakan sembuh dan 1.326 meninggal dunia. 

Lalu mengapa orang yang mau ke masjid dilarang? 

Tetaplah kritis membaca berita! 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF