Pansel Tidak Bisa Hadiri Undangan KPK Bahas Rekam Jejak Capim
berita
Sumber Foto : nasional.republika.co.id
30 August 2019 10:35
Watyutink.com - Panitia seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK tidak bisa memenuhi undangan lembaga anti rasuah untuk membahas rekam jejak 20 orang capim. Pertemuan tersebut sedianya bakal digelar hari ini, Jumat (30/8/2019), pukul 9.30 WIB.

Ketua Pansel Capim KPK mengatakan, pihaknya tidak bisa datang karena sudah punya agenda lain di waktu yang sama. Kami sedang fokus dan konsentrasi (bekerja), tegasnya.

Sementara, pihak KPK mengaku menghargai keputusan Pansel yang tidak bisa menghadiri undangannya itu. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, yang terpenting ruang dan pintu KPK (untuk berdiskusi soal rekam jejak) sudah dibuka..

Sebelumnya, Rabu (28/8/2019) kemarin, lembaga anti rasuah mengundang Pansel untuk mengulik bukti-bukti yang ada terkait data rekam jejak 20 Capim KPK yang tengah menjalani uji publik. Undangan tersebut, menurut KPK, bentuk dukungan penuh pada proses seleksi agar menghasilkan pimpinan yang berintegritas.

Kalau sibuk, pasti sibuk. Tapi bisa semakin meyakinkan publik jika Pansel mengabaikan rekam jejak Capim KPK, loh!

Tetaplah Kritis Membaca Berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Fithra Faisal Hastiadi, Dr., S.E., MSE., M.A

Direktur Eksekutif Next Policy, Dosen FEB UI

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

Eko Listiyanto

Peneliti INDEF (Institute for Development of Economics and Finance)

FOLLOW US

Tidak Pada Tempatnya Meragukan Data BPS             Harus Disadari, Ada Akar Masalah yang Tidak Diselesaikan             Sektor Konsumsi Harus Tetap Didorong             Data Angka Konsumsi dan Investasi Masih Menunjukkan Peningkatan             Rakyat Harus Diuntungkan dalam Jangka Pendek             Jangan Kejar Target Pembangunan Fisik Saja             Kemampuan Investasi dalam Menyerap Tenaga Kerja Semakin Rendah             Sektor UKM Masih Bisa Diandalkan             Masih Harus Banyak Dilakukan Pembenahan             Tantangan Besar Meningkatkan Tenaga Kerja Menjadi SDM Berkualitas