PKS Sebut New Normal Bukti Jokowi Tak Mampu Tangani Virus Corona
berita
Sumber Foto : news.detik.com
29 May 2020 16:30
Watyutink.com - Sejumlah pihak mulai menyuarakan komentar miring terhadap rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerapan tatanan normal baru atau new normal. Banyak pihak menyebut belum saatnya new normal diterapkan. Pasalnya kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sukatma menyatakan seharusnya pemerintah memastikan terlebih dahulu pandemi virus corona benar-benar sudah terkendai. Bahkan melalui akun twitternya @DrSukatma, anggota Komisi I DPR ini meminta pemerintah jujur dan menjelaskan  situasi penanganan COVID-19 di Indonesia.

Dalam cuitan yang diunggah pada Kamis (28/5/2020) Sukatma menilai penerapan new normal justru membuktikan pemerintahan Presiden Jokowi tidak mampu menangani pandemi Covid-19. Politisi asal Yogyakarta ini pun meminta Jokowi tidak menggunakan new normal sebagai kedok guna menutupi kegagalannya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi sempat menggulirkan rencana pelaksanaan protokol tatanan normal baru atau new normal yang aman COVID-19. Saat memimpin pada Rabu (27/5/2020) Jokowi menjelaskan dirinya akan melibatkan personel TNI/Polri dalam pelaksanaan new normal. Nantinya aparat keamanan akan menjaga 1.800 titik keramaian di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota.

Jika cara ini efektif, Jokowi menyebut new normal akan diperluas lagi ke provinsi, kabupaten dan kota yang lain. Itulah sebabnya mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta kebijakan new normal yang telah disiapkan Kementerian Kesehatan disosialisaikan secara luas kepada masyarakat.

Jujur lah pak, sebenarnya sudah selesai atau belum nih pandemi corona?

Tetaplah kritis membaca berita!
 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF