Nadiem Tegaskan Mata Kuliah Pancasila dan Bahasa Indonesia Tidak Dihapus
berita
Sumber Foto : detik.com
17 April 2021 17:12
Watyutink.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menegaskan pemerintah tidak pernah berniat menghilangkan Pancasila dan Bahasa Indonesia dari sistem pendidikan. Nadim memastikan Pancasila dan Bahasa Indonesia akan selalu menjadi muatan wajib di dalam sistem pendidikan Indonesia.

Hal itu terlihat dari program Merdeka Belajar yang menggunakan profil Pelajar Pancasila sebagai tujuan akhir dari transformasi pendidikan. Pernyataan tersebut sebagai respon atas kabar hilangnya Pancasila dan Bahasa Indonesia dari kurikulum pendidikan tinggi Indonesia. Nadiem menyebut tudingan  Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia dihilangkan dari kurikulum pendidikan tinggi hanyalah mispersepsi saja.

Saat memberikan keterangan secara virtual, Jumat 16 April 2021, Nadiem menerangkan pada mulanya Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 dimaksudkan sebagai payung hukum pelaksanaan asesmen nasional yang akan dilakukan pada September 2021 mendatang. PP tersebut menurut Nadiem merujuk pada Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan UU Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Pendiri Gojek ini mengakui dalam PP tersebut tidak secara eksplisit disebutkan mata kuliah wajib Pancasila dan Bahasa Indonesia. Akibatnya muncul anggapan seolah-olah mata pelajaran Pancasila dan Bahasa Indonesia dikeluarkan dan bukan lagi menjadi muatan mata kuliah wajib di pendidikan tinggi.

Itulah sebabnya Nadiem memastikan akan  mengajukan revisi terhadap PP 57/2021 yang diteken Presiden Joko Widodo pada 30 Maret 2021 dan diundangkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada 31 Maret 2021.

Kemarin mata pelajaran agama sekarang Pancasila, suka banget bikin heboh sih pak!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF