Masih Menggunakan Sistem Noken, Pemilu di Papua Diprediksi Timbulkan Konflik
berita
Sumber Foto : papua.antaranews.com
12 January 2019 14:05
Watyutink.com - Gubernur Papua Lukas Enembe memprediksi pelaksanaan pemilu legislatif di Papua bakal menimbulkan konflik, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa. Pasalnya di sejumlah wilayah pemilihan masih menggunakan sistem noken atau pemilihan yang diwakili oleh tokoh masyarakat.

Lukas menjelaskan, di Papua terdapat 10 kursi DPR RI yang diperebutkan oleh 16 partai politik. Hal inilah yang menurutnya menjadi akar permasalahan yang berpotensi menimbulkan konflik.

Lukas menambahkan kondisi berbeda terlihat pada pemilu presiden. Papua menurutnya sudah menentukan  suaranya untuk satu calon presiden. Sehingga kemungkinan untuk kecil kemungkinan terjadi konflik. Untuk itu Lukas meminta warga Papua dapat menjaga keamanan dan kedamaian dalam pelaksanaan pemilu legislatif 2019.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan wilayah Papua memang berpotensi konflik saat Pemilu 2019. Menurut Tito kerawanan juga berpotensi di dapil-dapil. Selain karena masing menggunakan sistem noken, di wilayah paling timur Indonesia itu juga masih terdapat kelompok-kelompok bersenjata.

Itulah sebabnya aparat TNI dan Polri akan bekerjasama  untuk mengamankan wilayah-wilayah tersebut. Terutama selama proses penyelenggaraan Pemilu 2019.

Dari catatan sejarah diketahui pelaksanaan pemilu di Papua memang sering menimbulkan korban jiwa. Beberapa pihak menyakini penggunaan sistem noken adalah biang keladinya. Penggunaan sistem noken telah disahkan melalui putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 47/81/PHPU.A/VII/2009 dan dianggap sebagai budaya asli Papua.

Kalau sudah ada perdiksi seperti itu, mengapa sistemnya tidak diperbaiki?

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Enny Sri Hartati, Dr.

Direktur Institute for Development of Economics & Finance (INDEF)

FOLLOW US

Gelombang Spekulasi Politik             Demokrasi Tanpa Jiwa Demokrat             Rekonsiliasi Sulit Terjadi Sebelum 22 Mei             Industri Manufaktur Memperkokoh Internal Perekonomian             Dibutuhkan Political Will, Bukan Regulasi             Kasus Makar Bernuansa Politis             Pasal Makar Ancam Demokrasi             PMDN Ada Peluang, Tetapi Konsumsi Melambat             Dari Sistem Pemilu Hingga Politik Uang             Perlu Perubahan Revolusioner