Lakukan Umroh Ramadhan Tanpa Izin, Siap-siap Kena Denda Rp38 Juta
berita

10 April 2021 15:23
Watyutink.com - Pemerintah Arab Saudi dilaporkan telah mengizinkan pelaksanaan ibadah umroh di bulan Ramadhan. Namun pelaksanaannya disertai berbagai pembatasan. Jamaah umroh wajib memenuhi berbagai persyaratan.

Selain harus sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19, jamaah juga harus mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi Eatmarna. Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi seperti dikutip dari ArabNews, Sabtu 10 April 2021 menyatakan jamaah yang melakukan umroh tanpa izin bakal kena sanksi denda sebesar 10.000 riyal atau setara dengan Rp38,9 juta (kurs 1riyal = Rp3.890)

Denda tersebut masih ditambah 1.000 riyal atau Rp3,89 juta untuk jamaah yang masuk Masjidil Haram tanpa izin. ArabNews melaporkan otoritas Saudi berencana merencanakan kebijakan ini selama masih dalam suasana pandemi Covid-19, bukan hanya selama Ramadhan. Aturan tersebut akan dicabut jika kondisi sudah normal.

ArabNews melaporkan pengelola Masjidil Haram akan selalu menyiagakan petugas keamanan yang akan berpatroli di semua pusat kendali keamanan, jalan, situs, dan jalur menuju area pusat di sekitar Masjidil Haram. Pemerintah Arab Saudi ingin  memastikan peraturan tersebut dijalankan setiap jamaah yang akan melaksanakan umroh dan sholat di masjid paling suci bagi umat Islam itu.

Menteri Dalam Negeri yang juga Ketua Komite Tertinggi Haji Pangeran Abdul Aziz bin Saud bin Naif dikabarkan telah menyetujui rencana darurat selama bulan Ramadhan di Masjidil Haram, Mekkah dan Masjid Nabawi, Madinah.

Meski demikian aturan tersebut tidak berpengaruh bagi jamaah umroh Indonesia. Pasalnya Indonesia bukan termasuk dalam daftar negara yang dizinkan memasuki Arab Saudi. Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Endang Jumali mengatakan izin umroh Ramadhan hanya diberikan bagi warga Arab Saudi, ekspatriat dan warga dari negara-negara yang diberikan izin, seperti  seperti Nigeria, Tunisia, Bangladesh, Libia.

Dilansir dari kompas, Kamis 8 April 2021, Endang menambahkan, Indonesia termasuk dalam 20 negara yang belum mendapat izin memasuki Arab Saudi. Itulah sebabnya jamaah umroh Indonesia masih harus bersabar lantaran tahun ini tidak bisa melaksanakan ibadah umroh Ramadhan.

Padahal umat Islam termasuk dari Indonesia sangat mendambakan bisa umroh di bulan Ramadhan lantaran mempunyai keutamaan dan pahala yang sangat besar. Para ulama menyebut umroh di bulan Ramadhan pahalanya sama dengan melaksanakan haji  bersama Nabi Muhammad SAW.

Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan Imam Bukhori dan Imam Muslim,“Jika Ramadhan tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Ramadhan senilai dengan haji.”

InsyaAllah, setelah pandemi usai bisa umroh lagi secara normal.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF