Kondom dan Celana Dalam Sebabkan Saluran Air Mega Kuningan Mampet
berita
Sumber Foto : news.detik.com
20 July 2019 16:25
Watyutink.com – Direktur Utama (Dirut) PD Pengelolaan Air Limbah (PAL) Jaya, Subekti mengatakan pihaknya menemukan sekitar 10 karung sampah di gorong-gorong di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Sampah-sampah inilah yang menjadi penyebab tersumbatnya saluran air di kawasan perkantoran tersebut. Jenis sampah yang berhasil ditemukan pun beragam, mulai dari sampah plastik hingga kondom dan celana dalam.

Subekti menjelaskan semula pihaknya menerima keluhan tentang aliran air limbah yang mampet. Main hole di dekat Kedutaan Besar (Kedubes) China meluap. Setelah dilakukan penelurusan sejak 2 Juli 2019, petugas PAL pun berhasil menemukan sumber permasalahannya.

Subakti tidak bisa memastikan dari mana asal sampah tersebut, termasuk kondom dan celana dalam. Kuat dugaan sampah itu berasal dari berbagai hotel dan gedung yang banyak berdiri di kawasan Mega Kuningan. Terlebih petugas PAL di lapangan kerap menemukan petugas kebersihan hotel dan gedung yang membuang sampah ke gorong-gorong. Subekti menyebut hal itu sudah bukan lagi rahasia.  

Selain plastik, kondom, dan celana dalam, petugas PAL juga menemukan kabel di dalam gorong-gorong. Subekti menyebut panjang kabel yang ditemukan sekitar 35 meter.

Sementara itu Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan pihaknya akan terus melakukan penyisiran saluran air di kawasan tersebut. Meski saat ini belum memasuki musim hujan, namun menurut Juaini penyisiran dan pembersihan perlu dilakukan. Hal ini sekaligus sebagai langkah antisipasi menjelang datangnya musim hujan.

Juaini juga meminta pengelola bangunan di kawasan Mega Kuningan, baik hotel, apertemen, tempat hiburan, dan perkantoran untuk menjaga kebersihan lingkungan. Juaini menghimbau sampah tidak dibuang ke saluran air.

Harus ditelusuri apakah ada praktik prostitusi di kawasan itu!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol