Kadin Prediksi Pengangguran di Indonesia Bertambah 5 Juta Orang Akibat Resesi
berita
Rosan P. Roeslani/ Ist
24 September 2020 15:05
Watyutink.com – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri ( Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani memperkirakan jumlah pengangguran di Indonesia bakal naik hingga lima juta orang. Hal ini sebagai dampak resesi yang diperkirakan bakal melanda Indonesia. Rosan menyebut perkiraan tersebut berdasarkan penyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengalami penurunan minus 1,7 hingga  minur 0,6 persen. Sedangkan kinerja perekonomian Indonesia juga dilaporkan negatif 5,32 persen.

Saat berbicara dalam sebuah diskusi online, Kamis 24 September 2020, Rosan menambahkan pertumbuhan ekonomi minus menunjukkan risiko resesi bakal terjadi. Hal ini dipastikan meningkatkan angka kemiskinan dan pengangganguran dalam jumlah yang siginifikan. Jika sekarang saja pengangguran berjumlah tujuh juta, Rosan menyebut bakal bertambah hingga lima juta orang akibat resesi.

Rosan menuturkan, setiap tahun di Indonesia terjadi penambahan sekitar 2,24 juta pencari kerja. Selain itu terdapat 8,14 juta orang yang setengah menganggung dan 28,41 juta pekerja paruh waktu. Berdasarkan data dari Kementeria Tenaga Kerja (Kemenaker) tersebut menurut Rosan, terdapat 46,3 juta orang yang tidak bekerja secara penuh. Jumlah ini masih ditambah dengan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang mengatakan akan ada tambahan empat hingga lima juga pengangguran akibat pandemi Covid-19.

Rosan juga menyoroti kinerja sektor-sektor industri di Indonesia. Menurut Chairman Grup Recapital ini sektor tersebut berkontribusi terhadap minusnya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Rosan menilai sektor perdagangan dan pengolahan sebagai dua sektor dengan jumlah tenaga kerja yang besar. Namun kedua sektor tersebut justru mencatatkan kontraksi minus 7,57 persen dan minus 6,19 persen pada kuartal II tahun ini.

Rosan menambahkan, sektor akomodasi, makanan dan minuman bakal mengalami kontraksi 22,02 persen. Sedangkan industri transportasi  mencatatkan pertumbuhan minus 30,84 persen. Rosan menegaskan diperlukan langkah-langkah dalam penciptaan lapangan kerja guna mengatasi efek resesi dan pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia.

Dulu ada yang janji buka 10 juta lapangan kerja, mari kita tagih bersama!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF