Jokowi Diyakini Bakal Bersedia jadi Presiden 3 Periode
berita
Sumber Foto : twitter
20 June 2021 14:15
Watyutink.com – Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari mengungkapkan keyakinannya, Joko Widodo (Jokowi) bakal bersedia dicalonkan kembali menjadi Presiden RI untuk ketiga kalinya. Qodari menyebut penolakan terhadap wacana presiden tiga periode yang pernah disampaikan Jokowi hanya bersifat normatif.

Saat memberikan komentar, Jumat 18 Juni 2021, Qodari menyatakan penolakan Jokowi didasari karena Undang-Undang Dasar (UUD) saat ini mengatur masa jabatan Presiden RI hanya dua periode. Nantinya jika UUD diubah melalui amandemen terkait masa jabatan presiden, Jokowi menurut Qodari pasti tidak akan menolak. Terlebih saat ini wacana amandemen UUD 1945 tengah kencang disuarakan anggota MPR dan DPR.

Hal itu pula yang mendorong Qodari dan teman-temannya membentuk Komunitas Jokowi-Prabowo (JokPro) 2024. Tujuannya mendorong Jokowi kembali maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Jokowi didorong berpasangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Qodari menambahkan, jika Jokowi dan Prabowo bergandengan tangan akan mampu  menyatukan masyarakat yang sempat terpecah akibat Pilkada 2017 dan Pilpres 2019. Komunitas ini pun akan melakukan syukuran sekretariat mereka pada Sabtu, 19 Juni 2021.

Qodari diketahui telah mengumumkan pembentukan Sekretariat Nasional (Seknas) Jokpro 2024. Kelompok tersebut telah menggelar acara peresmian Kantor Seknas JokPro 2024, Sabtu 19 Juni 2021 di kawasan Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Selain Qodari, Seknas JokPro 2024 juga digawangi mantan kader PAN Baron Danardono Wibowo dan Timothy Ivan.

Sebelumnya dalam beberapa kesempatan, Jokowi menyatakan menolak usulan perpanjangan masa jabatan presiden. Pada awal Desember 2019, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut wacana presiden tiga periode sama saja menjerumuskannya. Jokowi juga menganggap wacana itu dihembuskan oleh orang yang sedang mencari muka kepadanya.

Jokowi kembali mengulangi penolakannya saat berbicara pada Maret 2021. Penolakan disampaikan melalui Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman. Menurutnya Jokowi masih lurus menjalankan konstitusi UUD 1945.

Sekarang memang menolak, nanti mendekati Pilpres bisa jadi berubah pikiran!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF