Jabatan Baru TNI, Hanya Jabatan Fungsional di Lingkungan TNI
berita
Sumber Foto : nasional.kompas.com
05 October 2019 12:38
Watyutink.com - Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pemerintahannya berencana memberikan 300 - 450 jabatan baru bagi perwira tinggi dan menengah TNI.

Hal disampaikannya dalam peringatan HUT TNI ke 74 di Lanud Halim Perdanakusumah pada (05/10) hari ini.
Dikatakan, upaya pemberian jabatan baru tersebut adalah komitmen pemerintah untuk terus menjadikan TNI sebagai tentara profesional. (Detik.com, 05/10/2019).

Isu mengenai pemberian jabatan baru bagi TNI mengemuka beberapa waktu lalu setelah didapat data bahwa banyak para perwira menengah dan tinggi TNI yang "ngepos" di Mabes TNi Cilangkap, namun tidak mempunyai jabatan fungsional. Padahal, potensi yang dimiliki sebagai prajurit profesional amat besar.

Setelah melalui perdebatan publik di media massa hingga masuk pada kekhawatiran tentang kembalinya Dwi Fungsi ABRI/TNI, pemerintah melalui Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi menyatakan bahwa  Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 37 Tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional TNI bukan untuk membuka jalan militer menduduki jabatan sipil. Yang diatur hanyalah jabatan fungsional di lingkungan TNI saja.

Tujuan dari pemberian jabatan fungsional adalah untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit yang menduduki jabatan fungsional TNI. Hal itu dipandang perlu karena selama ini kemampuan para prajurit yang berkeahlian khusus belum dihargai secara cukup setara dengan tenaga ahli di luar TNI.

Ditambahkan, bila si pemangku jabatan fungsional TNI dikemudian hari dipindah ke jabatan struktural, maka jabatan fungsionalnya diberhentikan.

Asal jangan kebablasan memasuki ranah sipil ya pak..

Tetaplah kritis membaca berita!

(pso)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Tauhid Ahmad

Executive Director INDEF

Agus Herta Sumarto

Peneliti INDEF

Deniey Adi Purwanto

Peneliti INDEF