Hilangkan Tradisi Bakar Lahan, BPPT Tawarkan Inovasi BioPeat
berita
Sumber Foto : mediaindonesia.com
17 September 2019 11:00
Watyutink.com – Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan (BPPT) Hammam Riza menawarkan inovasi Biopeat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi kembali, Selasa (17/9/2019). “Biopeat merupakan sebuah terobosan teknologi berupa pupuk hayati yang dapat meningkatkan pH lahan gambut sehingga dapat ditanami tanpa membakar lahan,” terangnya.

Baca Juga

Menurut Hammam, gambut mengandung asam organik yang tinggi serta pH yang rendah. Dengan menaikan pH tanah, maka peluang mikroba penyubur tanah bertahan hidup lebih tinggi. Selain itu, Biopeat telah teruji mampu meningkatkan produksi tanaman dan ketahanan terhadap hama.

Hammam berharap, inovasi Biopeat yang telah teruji kemampuannya ini dapat direplikasi pada lahan gambut. Selain itu dengan adanya Biopeat dapat menggantikan tradisi budaya membakar lahan pada masyarakat.

Apa benar penyebab karhutla itu masyarakat yang membakar hutan untuk membuka lahan?

Tetaplah kritis membca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Lana Soelistianingsih, Dr., S.E., M.A.

Ekonom Universitas Indonesia, Kepala Riset/ Ekonom Samuel Aset Manajemen

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Pajak lebih Besar untuk Investasi Tidak Produktif             Semua Program Pengentasan Kesenjangan Harus dikaji Ulang             Perkuat Investasi, Industri dan Ikatan Kewilayahan di ASEAN             Perubahan Nomenklatur Tak Efektif dalam Jangka Pendek             Ketergantungan pada Komoditas Dikurangi, Perbanyak Industri Olahan Berbasis Komoditas             Setia Ekspor Komoditas Alam, atau Diversifikasi Ekspor?             Perlu, Optimalisasi Non Tariff Measure (NTM)             Kebijakan NTM akan Bermanfaat, Selama Tidak Berlebihan.             Sesuaikan pilihan jenis NTM dengan karakteristik produk impor             Kebijakan Mandek Terganjal Implementasi, Koordinasi, Eksekusi