Hanya Hasilkan Pengangguran, Ridwan Kamil Ingin Tutup SMK
berita
Sumber Foto : finance.detik.com
20 July 2019 15:31
Watyutink.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hanya menyumbang pengangguran. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya lulusan SMK yang tidak terserap di dunia kerja. Itulah sebabnya Emil, panggilan Ridwan Kamil, memerintahkan agar keberadaan SMK di Jawa Barat dievaluasi.

Emil menambahkan, kejadian yang juga menimpa lulusan SMK di seluruh Indonesia. Hal ini lantaran SMK tidak mampu mengikuti perkambangan zaman. Padahal seharusnya pendidikan vokasional seperti SMK dapat menyesuaikan dengan kondisi dan perkembangan zaman. SMK seharusnya bisa menyesuaikan arah ekonomi baru, termasuk era digital yang kini sedang berkembang.

Emil menegaskan, Pemprov Jawa Barat akan melakukan reposisi terhadap SMK. Bahkan menurut Emil, bukan tidak mungkin pihaknya akan menutup atau membubarkan SMK jika memang sudah tidak bisa direposisikan lagi.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Dewi Sartika mengatakan evaluasi yang dilakukan terhadap SMK dimaksudkan untuk mencetak lulusan yang lebih baik. Diharapkan setelah evaluasi dan reposisi, lulusan SMK bisa sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Dewi menambahkan kebutuhan tiap-tiap wilayah berbeda. Ia mencontohkan wilayah Sukabumi lebih banyak membutuhkan SMK Pertanian. Sedangkan di wilayah Bandung lebih banyak dibutuhkan SMK Perhotelan atau Pariwisata. Artinya, menurut Dewi evaluasi dan reposisi dilakukan agar SMK bisa link and match dengan dunia industri.

Nah, yang kemarin katanya mau bikin mobil itu gimana?

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol