Ekspor Indonesia ke Swiss Melejit di Tengah Pandemi
berita
Sumber foto: KBRI Bern
15 July 2020 21:43
Watyutink.com - Ekspor Indonesia ke Swiss melonjak tajam. Dalam lima bulan pertama (Januari – Mei) 2020 ekspor Indonesia naik sebesar 284persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

“Melonjaknya ekspor tersebut terlihat mencolok di tengah kondisi banyak negara yang menurunkan volume ekspor impornya karena perhatian terpusat pada penanganan Covid 19,” ungkap KBRI Bern dalam siaran pers, Rabu (15/7/2020)

Data Swiss Federal Customs Administration menunjukkan bahwa peningkatan terbesar terjadi dalam bulan April dan Mei 2020 dengan peningkatan ekspor Indonesia sebesar 670 persen untuk April dan 404 persen untuk Mei 2020 dibandingkan bulan yang sama tahun 2019.

Kopi dan minyak atsiri adalah diantara produk Indonesia yang mengalami kenaikan lumayan besar. Kenaikan ekspor Indonesia ke Swiss terbesar terjadi dalam bulan Maret 2020 bila dibandingkan bulan sebelumnya yaitu untuk produk tekstil rajutan, kopi, suku cadang mesin, mebel, minyak atsiri dan kimia organik.

Namun bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, ekspor Indonesia ke Swiss yang memiliki trend meningkat adalah logam mulia, alas kaki, kopi, mebel, suku cadang mesin dan minyak atsiri.

Komoditi dengan kode HS 7108 yaitu emas menyumbangkan nilai terbesar dalam ekspor Indonesia ke Swiss. Walaupun terjadi naik turun dalam nilai ekspor emas Indonesia ke Swiss dalam lima bulan terakhir, namun angka nilai ekspornya menunjukkan trend meningkat. Bila dibandingkan periode yang sama tahun 2019, ekspor logam mulia Indonesia ke Swiss dalam lima bulan pertama 2020 naik  198 persen.

Duta Besar RI Bern Muliaman Hadad menyatakan bahwa kenaikan ekspor beberapa produk unggulan Indonesia merupakan buah dari berbagai upaya kerja sama promosi ekonomi Indonesia yang dilakukan secara intensif di Swiss.

Kopi dan minyak atsiri adalah produk unggulan Indonesia dalam ekspor ke Swiss selain emas. Namun kenaikan ekspor Indonesia ke Swiss di masa pandemi Covid 19 ini memang cukup besar nilainya. “Nilai ekspor Indonesia ke Swiss dalam lima bulan pertama 2020 ini mencapai lebih dari  1 miliar dolar AS lebih besar dari nilai ekspor Indonesia ke Swiss untuk setahun pada 2019 yang hanya 988 juta dolar AS,” ujar Muliaman.

Di mana ada kemauan, di situ ada jalan.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila