Disusupi Simpatisan Papua Merdeka, Polres Mimika Tetapkan 34 Orang Tersangka Kerusuhan
berita
Sumber Foto : cnnindonesia.com
22 August 2019 14:30
Watyutink.com – Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto menyatakan pihaknya telah menetapkan 34 orang sebagai tersangka dalam peristiwa kericuhan di dapan Gedung DPRD Mimika, Timika, Papua Barat pada Rabu (12/8/2019). Agung menambahkan 34 orang tersangka tersebut memiliki peran berbeda-beda, ada yang melakukan pemblokiran jalan, membakar ban bekas, hingga melakukan percobaan pembakaran sejumlah tempat.

Saat memberikan penjelasan pada Kamis (22/8/2019), Agung mengatakan 13 orang diantaranya diketahui adalah anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Pasalnya saat dilakukan penangkapan turut diamankan beberapa buah bendera bintang kejora. Menurut Agung, para anggota KNPB menutupi identitas mereka dengan mengenakan kaos bertuliskan referendum.

KNPB  adalah kelompok masyarakat yang aktif berkampanye dan mendukung kemerdekaan Negara Papua Barat.

Agung memaparkan, untuk 13 orang anggota KNPB, polisi tidak hanya menjerat mereka dengan pasal mengganggu ketertiban umum melainkan juga pasal tindakan makar. Sedangkan untuk 21 tersangka lain, polisi akan dikenakan pasal 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindakan kekerasan terhadap orang lain. Agung menyebut 21 orang tersebut telah melakukan perusakan di Hotel Grand Mozza, pembakaran dua alat berat, perusakan kendaraan milik TNI, Polri, dan sipil, serta membakar kios di tepi jalan.

Sementara itu Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto mengatakan kondisi Kabupaten Mimika, Papua Barat sudah berangsur normal. Masyarakat sudah mulai melakukan aktivitas seperti biasa. Sebelumnya, pada Rabu (21/8/2019) sejumlah warga melakukan aksi turun ke jalan sebagai bentuk protes atas sikap rasis yang diterima mahasiswa asal Papua dan Papua Barat di Surabaya. Aksi ini berubah menjadi kerusuhan lantaran massa kecewa terhadap bupati dan anggota DPRD yang tidak segera menemua mereka.

Makin terkuak siapa aktor dibelakang peristiwa ini, nggak jauh-jauh dari Papua Merdeka!

Tetaplah kritis membaca berita!

(cp)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

Robin, S.Pi., M.Si.

Dosen Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Kandidat Doktor IPB, Tenaga Ahli Komisi IV DPR-RI

FOLLOW US

Revisi UU KPK, Ancaman Terhadap Demokratisasi oleh Oligarki Predatoris             Presiden sedang Menggali Kuburnya Sendiri             Duet Tango DPR & KPK             Utamakan Tafsir Moral ketimbang Tafsir Hukum dan Ekonomi             Langkah Menkeu Sudah Benar dan Fokuskan pada SKM 1             Industri Rokok Harus Tumbuh atau Dibiarkan Melandai             Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik