China Bantah Tutupi Data Korban Corona
berita
Sumber Foto : Foto/Reuters
03 April 2020 14:08
Watyutink.com – Pemerintah China membantah bahwa pihaknya menyembunyikan data mengenai jumlah kasus dan kematian akibat virus corona (Covid-19).

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan, bahwa data dari pihaknya tersebut terbuka dan transparan.

"Beberapa pejabat AS hanya ingin mengalihkan kesalahan," kata Hua dalam jumpa pers di Beijing, Kamis (2/4/2020), sebagaimana dilansir CNNIndonesia, Jumat (3/4/2020).

Hua menganggap beberapa pihak di AS hanya ingin mengalihkan kesalahan kepada China.

Sebelumnya, sebuah laporan dari Bloomberg pada Rabu (2/4/2020) lalu mengatakan bahwa Badan Intelijen AS mengirim laporan rahasia untuk Gedung Putih yang mengindikasikan China dengan sengaja melaporkan jumlah total kasus dan kematian secara tidak akurat.

Bloomberg mengutip tiga pejabat yang meminta untuk tidak diidentifikasi karena laporan bersifat rahasia. Dua pejabat mengatakan laporan menunjukkan bahwa angka kasus dan kematian dari China adalah palsu, dan satu pejabat menyebut laporan itu diterima oleh Gedung Putih pada pekan lalu.

Saat ini, China melaporkan sekitar 82.000 kasus dan 3.300 kematian, lebih kecil dari AS yang berjumlah sebesar 216.000 kasus dan lebih dari 5.000 kematian.

Presiden AS, Donald Trump, mengatakan dia telah menerima laporan intelijen itu dan menyatakan keraguan tentang angka yang dilaporkan China pada briefing gugus tugas Covid-19 di Gedung Putih, Rabu (2/4/2020).

"Jumlah (data kasus dan kematian) mereka tampaknya sedikit di sisi terang," katanya.

Di sisi lain, Wakil Presiden Mike Pence, yang memimpin gugus tugas penanganan virus corona mengatakan AS akan lebih siap untuk merespons virus jika China lebih bersikap terbuka.

"Kenyataannya adalah bahwa kita bisa lebih baik jika China lebih terbuka," kata Mike Pence.

Amerika vs China, kapan berakhirnya? Sebelumnya Trump bahkan mengatakan kalau corona Cuma flu biasa, begitu penduduknya ratusan ribu kena corona baru begini.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF