Bulog Minta Satgas Pangan Sikat Pengoplos Beras
berita
Sumber Foto : kora-rada-banyuwngi.blogspot.com (gie/watyutink.com)
08 November 2018 14:00
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta Satgas Pangan memperketat pengawasan peredaran beras di sejumlah daerah. Pasalnya saat ini ada indikasi beras medium dioplos menjadi beras premium. Buwas menyampikan hal itu saat meninjau Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur pada Kamis (8/11/2018).

Kecurigaan Buwas berawal dari adanya laporan stok medium di pasar tidak sesuai dengan jumlah yang telah dikeluarkan Bulog.  Dilain pihak stok beras premium yang beredar di masyarakat saat ini mencapai 80 persen. Akibatnya masyarakat dari ekonomi bawah sulit mendapatkan harga beras medium yang murah.

Sampai hari ini stok beras di Bulog mencapai 2,7 Juta ton. Sebanyak  550.000 ton diimpan di luar gudang Bulog. Buwas berharap operasi pasar yang dilakukan setiap hari dapat menyerap setidaknya 15.000 ton per hari.

Sementara itu, Ketua Satgas Pangan, Irjen Pol Setyo Wasisto menyebutkan pihaknya akan semakin mengawasi peredaran beras terhadap tindakan-tindakan pengoplosan. Setyo menegaskan pihaknya akan mengawasi peredaran beras di lapangan ke laboratorium agar beras medium dan premium sesuai kriteria dan kualitasnya masing-masing.

Ini hajat hidup orang banyak pak, pihak yang mencoba ‘bermain-main’ harus disikap habis. (ysf)

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Nailul Huda

Peneliti INDEF

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

MoU KPU-PPATK Jangan Sekadar Aksesoris             MoU KPU-PPATK Jangan Hanya Formalitas             Pemerintah Harus Promosikan Tempat Wisata Terlebih Dahulu             Ketergantungan Minyak Tinggi, Cadangan Menipis             Kepastian Regulasi Sektor Migas             Efektifkan Student Loan Debt             Pemberian Gelar 'Bapak Pembangunan Desa' Wajar             Pasar Domestik Mulai Kontraksi             Pembenahan Ekspor Impor Mulai dari Validasi Data             Pembangunan yang Memandirikan Desa Masih Jadi Tantangan