Bantah Pernyataan Luhut Soal Angka Kematian Pasien Covid-19 Tinggi, Gibran: Tidak Semuanya Orang Solo
berita
Sumber Foto : kompas.com/Labib Zamani
02 August 2021 11:15
Watyutink.com - Wali Kota Surakarta atau Solo, Jawa Tengah, Gibran Rakabuming Raka membantah pernyataan Menter Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Menko (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan soal angka kematian akibat Covid-19. Gibran menyebut pernyataan Luhut itu tidak benar. Kemungkinan hal itu akibat datan yang diperoleh Luhut salah. 

Saat memberikan keterangan, Sabtu 31 Juli 2021, Gibran mengakui jumlah korban meninggal dunia akibat Covid-19 sampai saat itu sudah mencapai 914 orang. Namun putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu menegaskan tidak semuanya adalah warga Kota Solo. 

Gibran menuturkan pihaknya sudah memberikan penjelasan kepada Luhut terkait jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Gibran menjelaskan angka kematian terlihat tinggi lantaran hanya dihitung dari bed occupancy rate atau BOR. Hanya saja menurut pengusaha martabak Markobar ini ada pula pasien meninggal tersebut yang berasal dari luar kota tapi dirawat di Solo. 

Sebelumnya Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pihaknya terus memantau pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Solo Raya dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Luhut mengatakan dari tren yang ada, kedua wilayah itu mengalami kenaikan kasus positif Covid-19. 

Itulah sebabnya saat berbicara Senin 26 Juli 2021, Luhut mengatakan hal ini disebabkan tren kasus dan positivity rate yang cukup tinggi. Itulah sebabnya Luhut juga meminta para kepala daerah melakukan penguatan di hulu dan kapasitas respon di hilir. Tanpa keduanya menurut Luhut akan terjadi peningkatan jumlah kematian akibat Covid-19. 

Mantan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) ini juga meminta TNI dan Polri turut membantu membujuk pasien-pasien agar dirawat atau melakukan isolasi terpusat. Sehingga kondisinya bisa dipantau dan mendapat pasokan oksigen cukup. Hal ini terutama bagi lansia dan penderita yang memiliki penyakit penyerta (komorbid). 

Jadi kalau yang meninggal bukan warga Solo nggak dihitung? 

Tetaplah kritis membaca berita! 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF