BPKH: Dana Haji di Bank Capai Rp45,2 Triliun Per Akhir 2020
berita
Sumber Foto : bpkh.go.id
11 June 2021 09:10
Watyutink.com – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyatakan, total dana haji yang ditempatkan pada Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) pada per akhir 2020 tercatat sebesar Rp45,2 triliun atau turun 16,7 peren dari tahun sebelumnya sebesar Rp54,29 triliun.

“Total aset kelolaan BPKH mencapai Rp145,7 triliun atau meningkat 16 persen dari akhir 2019 yang tercatat sebesar Rp125,6 triliun,” dikutip dari laporan keuangan BPKH tahun 2020, Jumat (11/6/2021).

Dana Haji yang ditempatkan pada investasi jangka pendek mencapai Rp8,86 triliun, turun dari Rp9,9 triliun tahun sebelumnya. Sedangkan investasi jangka panjang meningkat dari Rp60,01 triliun menjadi Rp90,71 triliun.

Adapun nilai manfaat dari hasil investasi yang dibukukan BKPH mencapai Rp7,35 triliun tahun 2020.  Itu terdiri dari nilai manfaat penempatan dana sebesar Rp2,12 triliun dan nilai manfaat hasil investasi Rp5,22 triliun.

Sementara pada tahun 2019, persebaran penempatan dana haji pada BPS-BPIH  terdiri dari Rp12,8 triliun pada Bank Syariah Mandiri, Rp10,7 triliun pada BRI Syariah, Rp5,45 triliun pada BNI Syariah.

Selanjutnya, Rp7,45 triliun pada Bank Muamalat, Rp4,58 triliun pada BTN Syariah, Rp3,98 triliun pada CIMB Niaga Syariah, dan Rp9,33 triliun pada bank syariah lainnya.

Ribut-ribut soal dana haji karena apa coba? Semoga aja masalah begini segera berakhir dan fokus membangun negeri.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF