BNPB Ingatkan Warga Prinsip 20-20-20, Terkait Potensi Stunami Selatan Jawa
berita
Sumber Foto: beritagar.id
21 July 2019 09:20
Watyutink.com – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, mengingatkan warga untuk tetap siaga menghadapi bencana terkait potensi gempa megathrust bermagnitudo 8,8 disertai tsunami dengan ketinggian mencapai 20 meter. Potensi gempa ini ramai dibicarakan di media sosial pekan ini.

Menurut Agus ada beberapa sikap yang dapat dilakukan untuk kesiapsiagaan bencana, yaitu mengenali potensi ancaman di lokasi tempat gempa berlangsung. Untuk itu masyarakat dapat menggunakan aplikasi InaRISK yang terdapat di laman web https://inarisk.bnpb.go.id. Selain itu masyrakat bisa membuat bangunan yang tahan gempa.

Terkait gempa yang berpotensi tsunami, Agus menghimbau masyarakatt untuk menerapkan prinsip 20-20-20. Prinsip 20-20-20 adalah: kalau warga merasakan gempa selama 20 detik, setelah selesai (guncangan) warga harus segera evakuasi, karena akan datang tsunami dalam 20 menit, dan larilah ke bangunan yang berketinggian minimal 20 meter.

Untuk proses evakuasi, warga boleh memilih gedung tinggi dekat pantai, asalkan gedung tersebut masih berdiri kokoh setelah gempa berhenti.

Prinsip 20-20-20 sudah benar-benar disosialisasikan ke masyarakat, khan pak?

Tetaplah kritis membaca berita!

 

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol