Anies Tagih Utang Negara ke Pemprov DKI Jakarta Rp5,1 Triliun
berita
Sumber Foto : tribunnews.com
03 April 2020 09:12
Watyutink.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) segera mencairkan dana bagi hasil (BDH) sebesar Rp7,5 triliun untuk Pemprov DKI Jakarta. Dana tersebut menurut Anies akan digunakan untuk penanganan wabah virus corona di Jakarta.

Saat menggelar rapat dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin melalui teleconference, Kamis (2/4/2020) Anies menjelaskan, utang Rp7,1 triliun terdiri dari DBH tahun lalu sebesar Rp5,1 triliun. Semula puitang Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp6,4 triliun. Namun setelah dikoreksi jumlahnya berkurang.

Selain itu Anies juga meminta pencairan DBH kuartal kedua sebesar Rp2,4 triliun bisa dilakukan dalam waktu dekat. Pasalnya menurut Anies, Pemprov DKI Jakarta tidak punya cukup dana untuk menganggulangi wabah corona.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini menjelaskan tantangan yang dihadapi Pemprov DKI Jakarta saat ini bukan anggaran tetapi arus kas atau cashflow. Jika piutan tersebut bisa segera dicairkan, Pemprov DKI Jakarta tutur Anies, bisa lebih leluasa mengolan cashflow untuk penanggulangan pandemi virus corona. Itulah sebabnya ia berharap piutang tersebut segera dicairkan.

Anies menerangkan, saat ini pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,032 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 untuk penanggulangan virus corona. Dana tersebut dialokasikan hingga Mei 2020. Dana tersebut, ujar Anies diperuntukkan bagi Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan penanggulangan Covid-19.

Program Anies dijegal terus, dana milik Pemprov DKI Jakarta ditahan terus. Kok kayak negara gak mau Jakarta bebas corona!

Tetaplah kritis membaca berita!

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF