Airlangga: Perusahaan Tidak Boleh Potong Gaji Karyawan untuk Vaksin Mandiri
berita
Sumber Foto : Dok. Kemenko Perekonomian
25 January 2021 18:10
Watyutink.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya melarang perusahaan untuk memotong gaji karyawan dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara mandiri.

“Seluruh biaya pengadaan vaksin corona harus ditanggung oleh perusahaan,” ucap Airlangga dalam keterangan resmi, dikutip Senin (25/1/2020).

Ia meminta masyarakat melaporkan ke pihak berwenang jika ada pelanggaran terhadap program vaksinasi. Pelanggaran yang dimaksud adalah diminta untuk membayar jika ingin mendapatkan vaksin.

"Tidak ada komersialisasi pada vaksin, baik mandiri maupun dari pemerintah. Semua gratis. Perusahaan yang akan membeli vaksin mandiri untuk karyawannya dan itu tidak boleh potong gaji karyawan," katanya.

Sementara itu, Airlangga mengaku belum tahu kapan vaksinasi mandiri bisa dilakukan. Sebab, pemerintah masih fokus pada penyuntikan vaksin untuk kelompok prioritas, seperti tenaga kesehatan.

Sementara, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani menyatakan pihak industri siap berpartisipasi dalam penyelenggaraan vaksinasi mandiri. Program vaksinasi mandiri akan diberikan untuk karyawan hingga keluarga karyawan.

"Swasta siap mendistribusikan vaksin yang ada dalam daftar Kementerian Kesehatan yang sudah mendapatkan izin dari BPOM kepada masyarakat," kata Rosan.

Sebab, jika ada karyawan yang terpapar Covid-19, maka perusahaan akan mengeluarkan biaya perawatan untuk karyawan tersebut. Dengan demikian, beban biaya yang ditanggung perusahaan meningkat.

"Inilah yang kami butuhkan ke depannya agar sektor kesehatan dan ekonomi yang terdampak bisa terkendali dan tumbuh," pungkas Rosan.

Kalau begitu, bagaimana dengan dukungan terhadap perusahaan?

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Abdillah Ahsan, Dr., S.E, M.S.E.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas indonesia, Peneliti Lembaga Demografi FEB UI