APD Dari China Ternyata ‘Made in Indonesia’
berita
Sumber Foto : news.detik.com
26 March 2020 13:15
Watyutink.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku kaget atas kiriman 10 ribu alat perlindungan diri (APD) dari China. Pasalnya APD yang berupa baju coverall itu justru buatan Indonesia. Terlihat dari tulisan ‘made in Indonesia’ pada baju tersebut.

Saat memberikan keterangan pada Selasa (24/3/2020) di Semarang, Jawa Tengah, Ganjar menjelaskan pihaknya menerima APD tersebut pada Senin (23/3/2020) malam. Dalam kemasan APD tersebut terdapat sejumlah tulisan dalam bahasa mandarin beraksara China. Namun menurut Ganjar, pada sisi sebelah kanan terlihat jelas tulisan ‘made in Indonesia’. Itulah sebabnya meski tidak bisa membaca aksara China, Ganjar bisa tahu baju coverall itu buatan Indonesia.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menambahkan, APD tersebut bakal didistribusikan ke beberapa rumah sakit di Jawa Tengah. Ganjar menyebut terdapar 61 rumah sakit di Jawa Tengah yang menjadi rujukan pasien virus corona. Ia berharap kedatangan APD tersebut bisa segera digunakan untuk merawat pasien corona.

Kepala Dinas Kesehatan(Dinkes) Jawa Tengah Yulianto Prabowo Dalam keterangannnya pada Rabu (25/3/2020)  mengatakan APD tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB).  Senada dengan Ganjar, Yulianto juga memastikan bantuan APD tersebut akan diberikan kepada 61 rumah sakit di Jawa Tengah guna melindungi para petugas medis dalam merawat pasien virus corona atau Covid-19.

Sementara itu Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Pusat, Agus Wibowo melalui akun twitternya @aw3126 mengakui APD dan barang-barang lainnya adalah buatan Indonesia. Dalam cuitan yang diunggah pada Selasa (24/3/2020) Agus menyatakan produk buatan Indonesia memang terkela bagus, rapi dan rajin.

Selain itu ongkos tenaga kerja di Indonesia juga terbilang murah. Itulah sebabnya menurut Agus tak heran jika produk Indonesia banyak yang diekspor ke berbagai negara. Selain China juga ke Korea Selatan. Namun lantaran Indonesia sedang membutuhkan, akhirnya menurut Agus ekspor APD ke Korea Selatan terpaksa di negosiasi ulang. Akhirnya setengah produk di ekspor dan sisanya untuk kebutuhan dalam negeri.

Kok hanya Korea Selatan yang di negosiasi ulang, ekspor yang ke China gimana?

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)