Waspadai Pembengkakan Jakun, Bisa Jadi Tanda Kanker Tiroid
berita
Sumber Foto : pinterest.com
18 January 2019 16:45
Watyutink.com - Pernahkah Anda memeriksa jakun? Cobalah sentuh, jika ada benjolan disekitar jakun maka Anda patut waspada. Benjolan atau pembengkakan disekitar jakun bisa jadi pertanda Anda terserang penyakit.

Tahukah Anda penyakit apa yang sering menyertai pembengkakan jakun?

Jakun adalah bagian tubuh yang terbentuk saat bagian laring di tenggorokan mengalami pertumbuhan. Meskipun umumnya ditemukan pada laki-laki, jakun juga dapat terlihat pada wanita meski dengan ukuran yang lebih kecil. Jakun terdiri dari sekumpulan jaringan ikat yang berada didekat kelenjar tiroid.

Fungsi kelenjar tiroid adalah memproduksi hormon tiroid, yang berfungsi mengatur tingkat metabolisme tubuh. Kelenjar tiroid berada tepat di bawah jakun di bagian depan leher. Pembengkakan di sekitar jakun bisa jadi pertanda gangguan kelenjar tiroid. Kondisi ini seringkali diikuti rasa tidak nyaman dan kesulitan menelan.

Beberapa kondisi gangguan kelenjar tiroid yang ditandai dengan pembengkakan sekitar jakun salah satunya dalah goiter atau yang sering disebut gondok. Kondisi ini terjadi karena tubuh kekurangan iodine atau iodium. Zat iodium adalah nutrisi yang digunakan tubuh untuk memproduksi hormone tiroid.

Kondisi lain yang ditandai pembengkakan jakun adalah tiroiditis atau peradangan pada kelenjar tiroid Gejalanya bisa berupa demam, nyeri leher disertai pembengkakan, dan lemas. Namun pada beberapa kasus, tiroiditis bisa tidak bergejala.

Kondisi terparah yang ditandai pembengkakan jakun adalah kanker tiroid. Pada kondisi ini seseorang akan mengalami suara serak, kesulitan bernapas dan menelan, serta pembengkakan kelenjar getah bening. Meski jarang terjadi namun kanker tiroid harus tetap diwaspadai.

Itulah sebabnya pemeriksaan daerah sekitar jakun patut dilakukan. Sebaiknya memang dilakukan oleh dokter, namun pemeriksaan sendiri juga bisa dilakukan. Caranya raba  lokasi tersebut atau gunakan cermin untuk melihat daerah sekitar leher.

Minumlah segelas air dengan jari-jari tetap menyentuh bagian leher. Perhatikan gerakan di leher saat menelan air, lihat dan rasakan apakah benjolan tersebut ikut bergerak atau tidak.

Jika ada pembengkakan segera konsultasikan dengan dokter.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

FOLLOW US

Polisi Tunduk Pada Hukum             Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan             Penggalian Nilai Budaya Dibalik Kebaya             Berkebaya Adalah Kesadaran             Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?