Tujuh Kurma Paling Populer di Dunia, Termasuk Indonesia, Mulai dari Ajwa, Sukari hingga Medjool
berita
Sumberfoto: idntimes.com
27 April 2021 17:00
Watyutink.com – Di bulan Ramadhan seperti saat ini, buah yang paling banyak dijumpai di pasaran adalah kurma. Meski di bulan lain kurma juga banyak diperjual belikan, namun jumlahnya tidak sebanyak di bulan Ramadhan. Hal ini tidak aneh, sebab kurma memang sangat dianjurkan dikonsumsi di bulan Ramadhan, saat umat Islam melaksanakan ibadah puasa.

Selain itu mengonsumsi kurma selama bulan Ramadhan adalah hal yang sangat dianjurkan. Serbuah hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Abu Dawud, “dari Anas bin Malik RA berkata Nabi Muhammad SAW biasa berbuka dengan ruthab (kurma muda) sebelum salat, jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), jika tidak ada kurma, beliau minum dengan satu tegukan air.” Hal inilah yang menyebabkan umat Islam berlomba-lomba mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW dengan lebih banyak makan kurma, khususnya di bulan Ramadhan. Berbuka puasa dan makan sahur menggunakan kurma.

Selama ini orang Indonesia hanya mengenal buah kurma sebagai buah khas Timur Tengah. Orang Indonesia banyak yang tidak mengetahui jika buah kurma ada bermacam-macam jenis. Padahal sejatinya macam-macam kurma itu mempunyai ciri khas masing-masing, baik bentuk maupun rasanya.

Tahukah Anda, apa saja jenis buah kurma paling populer di dunia, termasuk Indonesia?

Buah kurma pertama yang terrkenal adalah Ajwa. Kurma ajwa dikenal sebagai buah yang sering dikonsumsi Nabi Muhammad SAW. Itulah sebabnya ajwa juga dikenal dengan sebutan kurna Nabi.

Kurma ajwa dikenal memiliki rasa yang tidak terlalu manis dan cenderung mirip dengan kismis. Kurma ajwa memiliki tekstur lembut di dalam mulut dan kering. Beberapa orang yakin kurma ajwa memiliki khasiat menyembuhkan penyakit dan bisa melindungi dari racun serta energi buruk.

Kurma kedua yang banyak dijual, termasuk di Indonesia adalah Sukari atau dalam bahasa Arab artinya gula. Sesuai namanya, kurma sukari memiliki rasa manis. Teksturnya yang lembut membuat kurma sukari mirip dengan karamel.  

Lantaran rasanya yang manis, sukari dipercaya sebagai kurma paling enak. Itulah sebabnya kurma dengan warna kuning keemasan ini banyak disukai orang. Selain dimakan langsung, kurma sukari juga kerap diolah menjadi campuran kue, roti atau sereal.

Selanjutnya kurma yang banyak dijual adalah Medjool atau orang Indonesia menyebutnya medjul. Kurma ini mudah dikenali dari ukurannya yang lebih besar dibanding kurma lainnya. Teksurnya lembut namun sedikit berserat. Rasanya sangat lezat dan manis.

Kulit kurma medjool akan berubah menjadi coklat kemerahan jika matang dan diawetkan. Kurma medjool mempunyai sifat sangat lembab, itulah sebabnya sangat bagus dimakan saat masih segar. Di negara asalnya, kawasan Timur Tengah, kurma medjool biasanya matang lebih awal dibanding kurma yang lain.

Kurma keempat yang paling populer adalah Barhi. Kurma ini rasanya sangat manis bahkan mirip dengan sirup. Kurma barhi ukurannya paling kecil diantara kurma yang lain. Saat diawetkan, kulit dan dagingnya akan berubah menjadi kuning, kemudian cokelat keemasan. Kurma barhi memiliki tingkat kematangan yang lambat.

Berikutnya adalah kurma Khidri yang memiliki rasa manis. Kurma ini berwarna cokelat gelap dan memiliki kulit yang kusut. Ukurannya berkisar dari kecil hingga besar. Kurma khidri adalah jenis yang paling bayak diekspor oleh negara-negara Timur Tengah karena harganya murah dan lebih tahan lama.

Berikutnya adalah kurma Khola atas Khalas. Kurma ini memiliki ukuran sedang dengan warna cokelat kemerahan. Daging buahnya lembut tapi lengket. Rasanya cenderung manis dan mirip karamel. Di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara kurma khalas dikonsumsi sebagai makanan sehari-hari.

Ketujuh adalah kurma Sekki yang memiliki rasa tidak terlalu manis. Kurma sekki bisa dikenali dengan warna kuning di bagian atas dan kecokelatan di bagian bawah. Teksturnya agak keras tetapi dagingnya empuk saat dimakan.

Selain ketujuh jenis kurma tersebut sebenarnya masih ada beberapa jenis kurma 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF