Tips Usir Serangga dalam Rumah dengan Bahan-bahan yang Ada di Dapur
berita

25 July 2019 17:45
Watyutink.com - Setiap rumah tak pernah luput dari serangan serangga yang sering kali masuk dalam rumah. Serangga-serangga tersebut antara lain, kecoa, nyamuk, semut, lalat, ataupun serangga lainnya yang sering mengganggu kenyamanan rumah. Tak bisa dipungkiri setiap orang pasti menginginkan cara instan untuk mengusirnya. Biasanya mereka mengandalkan obat-obatan atau racun serangga yang berbahaya terutama untuk penghuni rumah. Ternyata ada cara lain yang lebih aman untuk mengusir serangga dengan mengandalkan bahan-bahan yang ada di dapur.

Tahukah Anda serangga apa saja yang ampuh diusir dengan bahan yang ada di dapur?

Kecoa, salah satu serangga yang kebanyakan orang menilai menjijikan. Kecoa sering muncul ditempat-tempat yang tidak terduga seperti kamar mandi, tempat sampah, tempat menyimpanan barang-barang, dan lain-lain. Untuk mengusir kecoa dapat menggunakan daun salam. Daun salam memiliki aroma menyengat yang tidak disukai kecoa. Caranya dengan menumbuk daun salam kering sampai menjadi bubuk, lalu ditaburkan pada area-area yang sering terdapat kecoanya.

Semut merupakan salah satu jenis serangga yang paling sering menganggu di rumah. Tidak hanya sering mengerumuni makanan, semut juga sering membuat sarang ditempat-tempat yang jarang terjamah oleh penghuni rumah. Untuk mengatasinya dapat menggunakan kopi bubuk. Aroma kopi selain bisa membuat rileks peminumnya, ternyata juga ampuh mengusir semut. Aromanya yang kuat membuat semut menghindari area-area yang ditaburi bubuk kopi.

Lalat merupakan salah satu serangga yang sering mendatangkan penyakit bagi pengghuni rumah dikarenakan lalat suka hinggap di tempat-tempat yang kotor. Kondisi lingkungan rumah yang kotor atau di dalam rumah terdapat bahan makanan yang biasanya berbau amis mampu memancing lalat untuk datang kerumah. Untuk mengusir lalat dapat menggunakan daun pandan, karena daun pandan memiliki aroma khas yang tidak disukai lalat. Caranya, daun pandan dipotong kecil-kecil, kemudian diletakkan ditempat yang sering dihinggapi lalat.

Nyamuk merupakan salah satu serangga yang sering menganggu saat tidur. Bahkan jenis nyamuk aedes aegypti mampu membuat penghuni rumah terkena penyakit demam berdarah. Untuk mengusir nyamuk dari dalam rumah dapat menggunakan kulit jeruk. Kandungan senyawa lemonen yang terdapat dalam kulit jeruk mampu merusak zat pelindung sistem pernafasan nyamuk. Kulit jeruk dapat ditletakkan pada tempat yang sering terdapat nyamuk, dang anti kulit jeruk jika sudah mongering. 

Tomcat, merupakan salah satu serangga yang berbahaya jika menyerang tubuh anak-anak atau dewasa. Meskipun tubuhnya kecil, apabila serangga ini menggigit salah satu bagian tubuh akan meninggalkan rasa sakit dan gatal yang luar biasa. Untuk mengusir tomcat dari dalam rumah dapat dengan cara membuat ramuan dari 1 kg daun mimba, 1 kg lengkuas, dan 1 kg serai. Bahan-bahan tersebut digiling lalu dimasukan kedalam 5 liter air dan dibiarkan selama 2 hari. Setelah 2 hari cairan tersebut dapat disemprotkan pada tomcat yang ada dilingkungan rumah. 

Jadi, apabila serangga-serangga datang kerumah, tidak salahnya mencoba cara yang aman dan efektif untuk mengusirnya, sehingga tidak membahayakan kesehatan keluarga anda. (zaki)

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Jerry Massie, Dr., M.A., Ph.D.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Konsep Sudah Benar, Implementasinya Gagal             Tugas Terbesar Negara, Mencerdaskan Bangsa!             Indonesia Butuh Terobosan-terobosan Progresif Bidang SDM             Penekanan pada Memobilisasi Kapasitas Modal Manusia Lokal Secara Otentik             Meritokrasi vs Kabilisme             Kendalikan Harga Pangan untuk Menekan Inflasi             Utang Semakin Besar, Kemampuan Membiayai Pembangunan Berkurang             Perhatikan Belanja Non K/L yang Semakin Membesar             GBHN Isu Elite Politik Saja             Kepentingan Politik Lebih Menonjol