Tips Mudah Pastikan Keaslian STNK dan BPKB
berita
Sumber Foto : tribunnews.com
11 November 2019 16:00
Watyutink.com – Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) merupakan hal yang wajib diperhatikan saat membeli kendaraan bekas. Maraknya pemalsuan STNK dan BPKB membuat masyarakat yang hendak membeli kendaraan bekas menjadi was-was. Perlu diketahui, ada beberapa bagian yang bisa menjadi pembeda antara STNK dan BPKB palsu dengan yang asli.

Tahukah Anda tips mudah untuk mengetahui keaslian STNK dan BPKB?

STNK dan BPKB palsu biasanya digunakan untuk melengkapi surat-surat kendaraan hasil curian. Untuk memastikan keaslian STNK dan BPKB, Korlantas Polri seperti dikutip dari laman NTMCPolri, memberikan beberapa tips untuk mendeteksi keasliannya.

Untuk mendeteksi keaslian BPKB, pertama dapat dilihat dari bahan cover yang digunakan. BPKB asli dibuat mengkilap, sedangkan yang palsu sedikit buram.

Kedua, pada BPKB asli hologram yang berada di halaman paling depan atau pertama akan berubah warna menjadi abu-abu saat diterawang. Sedangkan yang palsu warnanya akan berubah menjadi kuning atau yang warna yang lain.

Baca Juga

Ketiga, BPKB palsu hanya sekedar mengubah data kendaraan, sedangkan data pemilik kendaraan tidak dirubah. Sekalipun dirubah akan terdapat bekas print ulang.

Keempat, pada halaman ke 14 BPKB asli akan terlihat lambang Korlantas apabila disinari dengan cahaya ultraviolet. Jika diraba terasa keras dan kasar karena logo Korlantas timbul. Pada bagian tersebut juga timbul kombinasi beberapa huruf dan angka.

Kelima, nomor seri di bawah hologram dimaksudkan untuk membedakan domisili. Namun, untuk detailnya hanya dapat diketahui di Korlantas dan tidak dipublikasikan.

Sedangkan untuk memastikan keaslian STNK, pertama dari segi bobot. STNK asli sedikit memiliki bobot. Sedangkan STNK palsu bobotnya lebih ringan.

Kedua, pada STNK asli, gambar dan tulisan di kertas terlihat jelas, tidak pudar, dan terdapat hologram. Ketiga, pada STNK asli bagian sisi kiri terdapat benang pengaman rajutan. Sedangkan bagian kanan terdapat lubang kecil-kecil membentuk tulisan STNK.

Jika dirasa masih meragukan, Anda dapat mendatangi kepolisian untuk melakukan pengecekan lebih seksama.

(GD)

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Aturan Timbulkan Administration Cost, Beban Bagi UMKM                Pelaku Bisnis E-commerce Tak Perlu Berbadan Hukum             Hambat Usaha Kecil Naik Kelas             Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir