Tidur Berlebihan Saat Berpuasa, Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes dan Serangan Jantung
berita

08 May 2019 17:05
Watyutink.com – Selama ini kita sering melihat orang yang memperbanyak tidur saat sedang berpuasa. Hal ini lantaran adanya hadis yang menyebutkan bahwa tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah. Padahal tindakan tersebut sebetulnya tidak benar. Pasalnya beberapa ulama menyebut hadis tersebut adalah lemah.

Selain itu kebiasaan tidur berlebih saat berpuasa  ternyata juga memberikan efek yang tidak baik bagi kesehatan. Padahal ajaran agama Islam menyebutkan, salah satu tujuan berpuasa adalah agar sehat.

Tahukah Anda, apa saja efek buruk dari kebiasaan tidur berlebihan saat berpuasa?

Tidur padadasarnya adalah kebutuhan manusia. Tidur adalah cara untuk tubuh melepas kelelahan. Bagi manusia tidak ada perbedaan kebutuhan tidur saat sedang berpuasa atau tidak. Rata-rata setiap orang membutuhkan tujuh hingga delapan jam untuk tidur

Meskipun diakui selama bulan Ramadhan waktu tidur menjadi sedikit berkurang. Pasalnya pada malam hari di bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah.

Dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH., MMB, dokter spesialis penyakit dalam di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta mengatakan selama Ramadhan waktu tidur selama lima hingga enam jam di malam hari sudah cukup bagi tubuh. Siangnya, cukup tidur seperempat atau setengah jam.

Ari memperingatkan untuk tidak tidur hingga berjam-jam. Pasalnya hal tersebut justru merugikan bagi kesehatan. Ari menyebut tubuh akan merasa lemas dan malas jika terlalu lama tidur. Selain itu ritme sirkadian atau proses biologis dalam tubuh menjadi kacau akibat tidur terlalu lama.

Selain itu beberapa kondisi juga dapat muncul akibat terlalu lama tidur, salah satunya adalah meningkatnya risiko depresi. Sebuah penelitian membuktikan 15 persen penderita depresi mempunyai jam tidur yang berlebihan. Itulah sebabnya sangat tidak disarankan tidur berlebihan, terlebih saat sedang berpuasa.

Tidur berlebihan juga dapat menurunkan kemampuan otak. Sebuah penelitian di Inggris membuktikan penurunan kemampuan otak bisa disebabkan karena tidur kurang dari enam jam dan tidur lebih dari delapan jam.

Itulah sebabnya tidur sebaiknya tidak kurang dan tidak berlebihan. Tidur cukup dapat menyehatkan fungsi otak.

Tidur lebih dari sembilan jam perhari juga dapat meningkatkan risiko terserang diabetes hingga 50 persen. Selain itu tidur berlebihan juga bisa membuat berat badan meningkat dengan cepat. Hal ini terbukti dengan orang yang selama berpuasa tidur berlebihan, berat badannya justru bertambah.

Tidur berlebihan selama berpuasa juga bisa berakibat buruk bagi kesehatan jantung. Tidur berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena serangan angina yang ditandai dengan nyeri dan tidak nyaman di dada. Kondisi ini terjadi akibat kurangnya aliran darah menuju jantung. Jika dibiarkan hal ini tentu sangat berbahaya.

Itulah sebabnya selama menjalankan puasa Ramadhan sebaiknya jangan hanya mengisi waktu dengan tidur. Beraktivitaslah dengan normal seperti biasa. Atau perbanyak beribadah dengan berdzikir, membaca Al Qur’an, atau menjalankan ibadah sunnah lainnya. Selain bermanfaat untuk kesehatan rohani juga baik untuk kesehatan jasmani.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Salamudin Daeng

Anggota Institute Sukarno for Leadership Universitas Bung Karno (UBK)

Defiyan Cori, Dr.

Ekonom Konstitusi

Yahya Agung Kuntadi, Ir., M.M.

Kepala Kantor UGM Kampus Jakarta, Institute of Research and Community LPPM UGM

FOLLOW US

Aturan Timbulkan Administration Cost, Beban Bagi UMKM                Pelaku Bisnis E-commerce Tak Perlu Berbadan Hukum             Hambat Usaha Kecil Naik Kelas             Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir