Tiba-tiba Kesulitan Mencium dan Merasakan Masakan, Bisa Jadi Gejala Virus Corona, Segera Periksa ke Rumah Sakit
berita

31 March 2020 16:05
Watyutink.com – Jumlah pasien positif terjangkit virus corona kian hari semakin bertambah. Hingga saat ini sudah lebih dari 1.400 kasus virus corona dengan lebih dari 100 korban meninggal dunia. Hal itu tentu saja meninbulkan kekhawatiran di masyarakat. Mereka takut sewaktu-waktu bisa terpapar dan tertular virus corona atau Covid-19.

Itulah sebabnya masyarakat harus selalu waspada terhadap paparan virus penyakit mematikan ini. Salah satunya dengan menaati anjuran pemerintah untuk stay at home atau berdiam di rumah. Selain itu selalu jaga kesehatan, makan makanan bergizi dan jika harus keluar rumah selalu kenakan masker.

Meski sudah menjaga kondisi, kekhawatiran tetap tidak bisa hilang. Pasalnya virus penyakit adalah sesuatu yang tidak mudah dilihat. Namun akibatnya bisa langsung terasa, tiba-tiba tubuh mengalami gangguan dan merasa ‘ada yang tidak beres.’ Itulah sebabnya penting bagi mengetahui bagaimana tanda tubuh terpapar virus corona.

Tahukah Anda, kapan kita harus curiga adanya gejala virus corona?

Ahli kesehatan paru dari Departemen Pulmonologi dan Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr dr Erlina Burhan SpP(K) MSi PhD, mengatakan gejala penularan virus corona bisa berbeda-beda. Erlina menyebut 95 persen pasien positif corona mengalami gejala demam. Ada pula yang mengalami gejalan sesak nafas dan gangguan pernafasan lainnya.

Namun Erlina mengingatkan ada pula pasien yang dinyatakan positif mengidap Covid-19 tanpa menunjukkan gejala apa pun atau asimtomatik, padahal masuk dalam masa inkubasi selama 14 hari. Saat mengisi acara diskusi online bertajuk “Covid-19: Tantangan Saat Ini dan Alternatif Solusi Berbasis Bukti", Senin (30/3/2020) Erlina menyebut saat ini gejala yang dirasakan pasien adalah gangguan penciuman atau membau. Hal ini lantaran virus corona telah mengganggu saluran pernafasan dan hidung,

Selain itu pasien juga mengalami gejala tidak bisa merasa atau mengecap. Indra pengecap atau lidah akan kehilangan fugnsinya saat muncul gejala ringan Covid-19. Jika muncul gejala-gejala tersebut, Erlina meminta masyarakat waspada. Sebaiknya segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat guna menghindari kondisi yang lebih parah.

Dokter spesialis paru di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Jakarta ini mengatakan pemeriksaan sejak dini akan mempermudah proses penyembuhan. Jika pasien sudah mengalami sesak nafas, menurut Erlina, menandakan organ paru-parunya sudah terpapar virus. Hal itu bisa berakibat gagal nafas. Tenaga medis akan kesulitan menangani pasien dengan kondisi seperti ini. Selain itu kemungkinan sembuhnya juga rendah.

Namun Erlina juga menyarankan saat menuju fasilitas kesehatan, pasien tidak menggunakan angkutan umum. Hal ini guna mencegah terjadinya kontak dengan banyak orang. Erlina menyebut kontak dan interaksi dengan banyak orang, seperti di angkutan umum berisiko menularkan atau tertular virus.

Di fasilitas kesehatan, pasien dengan gejala-gejala tersebut akan dilakukan evaluasi dengan pemeriksaan darah secara rutin, foto toraks, dan mengambil spesimen untuk pengujian berikutnya jika memang diperlukan.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF