Terapi Bekam, Metode Kesehatan Ala Nabi Muhammad SAW
berita
Terapi Bekam
17 July 2020 08:00
Watyutink.com – Nabi Muhammad SAW dikenal tidak pernah menderita sakit. Dalam sejarah tercatat beliau hanya sekali menderita sakit, yakni saat menjelang meninggal dunia. Artinya Nabi Muhammad SAW adalah orang yang selalu sehat. Dijelaskan salah satu penyebabnya adalah karena Nabi Muhammad SAW selalu makan makanan sehat, seperti buah kurma, madu, dan habatussudah. Selain itu Nabi Muhammad SAW juga rutin melakukan bekam.

Kebiasaan melakukan bekam saat ini mulai banyak dilakukan. Bukan hanya oleh umat Islam, tetapi juga orang beragama lain. Namun sayangnya banyak orang yang belum mengetahui apa manfaat rutin melakukan bekam.

Tahukah Anda, apa saja manfaat bekam?

Di Timur Tengah bekam adalah terapi atau pengobatan yang sudah lama dikenal dapat membantu mengeluarkan racun dan zat berbahaya dari dalam tubuh. Selain itu bekan diyakini dapat mengurangi rasa sakit dan proses peradangan di seluruh tubuh. Bekam juga bisa membuat tubuh dan pikiran relaks.

Bekam adalah proses menyedot kulit menggunakan berbagai alat. Pada masa lalu bekam menggunakan cangkir, gelas atau mangkok yang dipanaskan terlebih dahulu mengunakan api. Setelah api mengecil gelas atau mangkok ditempelkan ke permukaan kulit.  Nantinya udara dalam gelas akan terasa dingin dan menarik permukaan kulit. Akibatnya kulit akan memerah sebagai respon perubahan tekanan.  

Saat ini, bekal tidak lagi menggunakan gelas yang dipanaskan. Pasalnya sudah ada alat yang lebih modern, yakni pompa karet. Terapis menggunakan gelas silikon yang dapat mereka pindahkan dari satu tempat ke tempat lain di kulit Anda.

Bekam ada dua macam, kering dan basah. Pada bekam kering gelas dibiarkan menempel selama beberapa menit hingga akhirnya kulit memerah dan mencuat ke atas. Sedangkan bekam basah, dilakukan dengan memberikan sayatan dangkal pada kulit. Nantinya gelas akan menyedot kulit yang sudah disayat hingga mengeluarkan darah.

Bekam basah biasanya menimbulkan bekas sayatan. Namun bekas itu akan hilang dengan sendirianya dalam waktu kurang dari 10 hari.

Bekam diketahui mempunya banyak manfaat bagi tubuh, seperti mengobati penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi, sakit kepala dan migrain. Selain itu bekam juga dapat mengatasi depresi, kegelisahan, dan kelainan darah, seperti hemofilia dan anemia. Terapi bekam juga mampu mengatasi  masalah kesuburan dan gangguna kandungan, fibromyalgia, arthritis, varises, dan penyumbatan saluran pernafasan.

Tidak hanya untuk mengobati penyakit, bekam juga bermanfaat meningkatkan kualitas organ tubuh. Selain itu bekam juga dapat memberkuat sistem imun atau kekebalan tubuh. Terapi bekam juga bermanfaat menajamkan penglihatan, meningkatkan daya ingat dan kecerdasan, serta meningkatkan kesehatan sistem saraf tulang belakang.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila