Terabaikan dan Tumbuh Liar di Sekitar Kita, Daun Anting-anting Ternyata Bisa Obati Asam Urat, Diare, Disentri, dan Mimisan
berita
Tanaman Anting-anting
16 November 2020 06:00
Watyutink.com – Mungkin tak banyak dari kita yang mengenal daun anting-anting. Jika melihat wujudnya bisa jadi kita akan lengsung mengenalnya. Pasalnya daun anting-anting banyak terdapat disekitar kita. Namun sayangnya tanaman ini kerap diabaikan. Pasalnya daun anting-anting adalah tanaman liar dan rerumputan yang dianggap tidak bermanfaat.

Padahal daun anting-anting memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Di dalam tanaman ini terkandung beragam senyawa yang bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh. Bahkan daun anting-anting sudah lama dimanfaatkan sebagai obat berbagi penyakit.

Tahukah Anda, apa saja manfaat daun anting-anting?

Daun anting-anting mempunyai nama ilmiah Acalypha australis linn. Disebut anting-anting lantaran daun yang banyak tumbuh di semak-semak ini sering dijadikan mainan oleh anak-anak. Saat itu mereka akan menempelkan daun tersebut di telinga. Itulah sebabnya tanaman ini disebut daun anting-anting.  

Para ahli meyakini daun anting-anting kaya akan kandungan senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Senyawa tersebut antara lain, aleuron, steroid, alkaloid, saponin dan flavonoid. Selain itu daun anting-anting mempunyai efek farmakologi, sebagai antiradang, antibiotik, astringent, dan peluruh seni. Selain itu daun anting-anting juga bermanfaat mengentikan pendarahan.

Kandungan senyawa dan nutrisi itulah yang menyebabkan daun anting-anting dapat digunakan sebagai obat alternatif atau herbal untuk menyembuhkan bebagai penyakit, seperti mimisan dan buang air besar (BAB) darah.

Penyakit BAB darah dan mimisan tidak bisa dianggap sepele. Keduanya mempunyai kesamaan yakni terjadinya peradangan. Bedanya saat mimisan, peradangan terjadi di hidung sedangkan BAB darah peradangan terjadi di organ pencernaan.

Untuk membuat ramuannya, siapkan 30 hingga 60 gram daun anting-anting, cuci besih. Keringkan dengan cara dijemur. Rebus daun anting-anting kering dengan empat gelas air hingga tersisa dua gelas. Minum saat sudah hangat, dua kali sehari. Lakuka rutin hingga penyakitnya sembuh.

Daun anting-anting juga bisa menjadi obat bagi penyakit disentri. Caranya serupa dengan membuat ramuan untuk mimisan. Namun untuk disentri, minum secara rutin selama lima hingga sepuluh hari. Jika disentri masih belum reda sebaiknya segera hubungi dokter guna mendapat penanganan lebih intensif.

Daun anting-anting juga berguna untuk menyembuhkan diare dan muntah darah. Kedua penyakit yang menyerang organ pencernaan ini tentu harus segera disembuhkan. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, diare juga berbahaya lantaran berisiko membuat tubuh kekurangan cairan. Sedangkan muntah darah adalah indikasi terjadi peradangan di organ pencernaan.

Untuk mengatasinya, siapkan satu genggam daun anting-anting, cuci bersih. Rebus dengan dua gelas air hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Setelah menjadi hangat saring dan minm secara rutin dua kali sehari masing-masing setengah gelas. Bisa juga ditambahkan madu, gula jawa, daun salam atau sereh, untuk menambah rasa dan aroma.

Daun anting-anting juga mampu menyembuhkan penyakit asam urat. Caranya, cuci bersih 30 hingga 60 gram daun dan batang anting-anting kering . Rebus dengan tiga gelas air hingga mendidih dan tersisa dua gelas. Minum secara rutin air rebusan tersebut dua kali sehari masing-masing satu gelas. Minum pagi dan malam hari sebelum makan.

Daun anting-anting juga berguna menyembuhkan luka bakar. Caranya, siapkan beberapa lembar daun anting-anting, cuci bersih. Haluskan dengan cara digiling atau ditumbuk. Oleskan daun anting-anting yang sudah halus itu ke bagian tubuh yang mengalami luka bakar. Lakukan secara rutin sampai lukanya sembuh.

Daun anting-anting juga berguna untuk menyehatkan kulit. Pasalnya daun anting-anting memiliki sifat antiseptic. Itulah sebabnya daun anting-anting berguna sebagai obat penyakit kulit seperti kudis dan gatal. Caranya sama seperti saat mengobati luka bakar.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF