Tanaman Obat Daun Pecah Beling, Tumbuhan Liar yang Ampuh Obati Diabetes, Wasir, Batu Ginjal dan Cegah Kanker
berita
Daun Pecah Beling
15 November 2020 06:00
Watyutink.com – Indonesia memang dikenal sebagai gudanganya tanaman obat. Sebagai negara tropis, sudah tentu tanah subur bumi Nusantara dipenuhi bergai jenis tumbuhan, termasuk tanaman obat. Beberapa diantaranya telah dikembang biakkan secara massal. Namun banyak pula tanaman obat yang hanya dianggap tanaman pagar atau bahkan tanaman yang liar. Salah satunya adalah tanaman pecah beling.

Padahal sejatinya tanaman pecah beling kaya akan kandungan senyawa yang bermanfaat untuk dijadikan obat tradisional atau herbal. Itulah sebabnya tanaman pecah beling diyakini mempunyai beragam khasiat yang baik untuk mendukung kesehatan.

Tahukah Anda, apa saja manfaat tanaman pecah beling bagi kesehatan?

Tanaman pecah beling juga dikenal dengan nama keji beling. Sedangkan nama ilmiahnya adalah Strobilanthes crispa. Tanaman ini tumbuh seacara berumpun lantaran memiliki ranting dan daun yang cukup banyak. Hal ini pula yang membuat tanaman pecah beling kerap digunakan sebagai tanaman pagar. Pecah beling atau keji beling mempunyai daun yang halus dan sedikit berbulu.

Penelitian yang dilakukan para ahli membuktikan adanya berbagai zat yang bermanfaat untuk kesehatan, seperti asam galat, kafein, polifenol, fenol, tanin, vitamin C, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin E. Zat tersebut kebanyakan berada di daunya. Hal iniah yang membuat daun pecah beling dapat dimanfaatkan untuk obat herbal guna menyembuhkan berbagai jenis penyakit, salah satunya adalah penyakit diabetes atau kencing manis.

Senyawa dalam daun pecah belung mampu memperbaiki kerusakan sistem pengaturan kadar gula dalam tubuh. Selain itu pecah beling juga beemanfaat untuk produksi insulin dalam tubuh. Itulah sebabnya teh atau seduhan daun pecah beling dapat menstabilkan kadar gula darah dan menjaganya tetap normal.

Untuk membuat ramuannya, sediakan 20 hingga 50 gram daun pecah beling, cuci bersih. Rebus dengan enam gelas air hingga mendidih dan tersisa tiga gelas. Setelah menjadi hangat, saring dan minum tiga kali sehari masing-masing satu gelas.

Daun pecah beling juga memiliki sifat antioksidan. Pasalnya daun pecah beling mengandung fenol dan vitamin E. mengonsumsi daun pecah beling bisa menghindarkan tubuh dari efek buruk radikal bebas, penyebab berbagai penyakit kronis, termasuk tumor dan kanker. Sedangkan kandungan senyawa flavonoid dalam daun pecah beling diyakini dapat menghentikan perkembangan sel kanker, terutama kanker payudara, usus besar, dan prostat.

Kandungan antioksidan penting seperti polifenol, flavonoid, katekin, alkaloid, dan tanin juga mampu melindungi tubuh dari penyakit berat lainnya seperti serangan jantung, degenerasi makula atau penurunan fungsi pengelihatan, dan alzheimer.

Daun keji beling juga bisa menjadi obat penyakit batu ginjal. Pasalnya kandungan senyawa aktif dalam tanaman ini mampu meluruhkan kristal yang terdapat dalam ginjal dan mengeluarkannya melalui air seni atau urine. Selain itu daun pecah beling juga mampu menjaga kesehatan kandung kemih.

Untuk membuat ramuannya, sediakan 50 gram daun pecah beling, cuci bersih. Rebus dengan empat gelas air bersih hingga mendidih dan tersisa dua gelas. Setelah hangat saring dan minum tiga kali sehari masing-masing 2/3 gelas.

Daun pecah beling juga berkhasiat menyembuhkan penyakit wasir atau ambeien. Untuk mendapatkan manfaat daun pecah beling, ambil delapan lembar daun pecah beling, cuci bersih lalu rebus dengan tiga gelas air. Biarkan hingga mendidih dan tersisa satu setengah gelas. Setelah menjadi hangat, saring dan minum secara rutin dua kali setiap hari. Untuk menambah rasa, bisa juga ditambahkan madu.

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF