Tak Perlu Beli Masker Bedah Berharga Mahal, Masker Kain Cukup Aman Lindungi Tubuh dari Virus Corona
berita
Ilustrasi anak muda di tengah Covid-19 (Maker's Habitat)
03 April 2020 17:40
Watyutink com - Saat ini masker dan hand sanitizer masih dianggap sebagai alat yang cukup ampuh menangkal penularan virua corona. Pasalnya masker dapat mencegah penularan virus melalui droplet atau cairan mulut. 

Namun seiring dengan melonjaknya permintaan, keberadaan masker yang sesuai dengan standar kesehatan, seperti masker N95 dan masker bedah, di pasaran semakin langka. Kalau pun ada, harga jualnya sangat mahal. 

Akhirnya banyak orang mengalihkan pilihan dan menggunakan masker kain. Beberapa diantaranya bahkan membuat sendiri masker kain dari bahan-bahan yang ada. 

Tapi sebenarnya, efektifkah penggunaan masker kain untuk mencegah virus corona? 

Kepala Kelompok Staf Medik (KSM) Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Dr. dr. Yusup Subagio Sutanto, Sp.P (K) mengatakan masker kain cukup efektif mencegah penularan virus corona. Pasalnya masker kain dapat mencegah droplet atau percikan air liur menyebar ke mana-mana.

Masker kain juga bermanfaat mencegah tangan pegang mulut dan hidung. Sehingga kemungkinan masuknya virus ke dalam tubuh melalui mulut dan hidung bisa dicegah. 

Itulah sebabnya menurut dokter Yusup masyarakat tidak perlu berburu masker bedah di berbagai tempat penjualan. Apalagi memaksakan diri membeli masker dengan harga berlipat ganda. 

Dokter Yusup menambahkan masker bedah lebih tepat digunakan oleh para tenaga medis. Sedangkan masyarakat cukup menggunakan masker kain. Kecuali kalau memang sudah ada tanda-tanda atau gejala terjangkit virus corona. 

Dokter Spesialis Paru RSUD Dr. Moewardi Surakarta ini menyarankan masyarakat memilih masker kain berbahan 100 persen katun. Bisa juga dikombinasikan dengan jenis kain lain. Namun yang terpenting tidak mengganggu atau menyulitkan saat bernafas. 

Hal serupa diungkapkan dokter spesialis paru dari RSUP Persahabatan, dr Erlina Burhan, SpP (K), M.Sc, Ph.D yang mengatakan masyarakat yang sehat cukup mengenakan masker kain. Namun untuk mencegah penularan virus corona, dokter Erlina meminta masyarakat tetap menjaga jarak aman sekitar satu atau dua meter. 

Dokter Erlina menjelaskan masker kain tidak bisa melindungi dari semua jenis partikel. Namun masker kain cukup aman mencegah percikan droplet. Selain itu masker kain bisa dipakai berulang kali setelah dicuci. 

Namun masker kain tidak bisa melindungi diri dari partikel yang lebih kecil seperti aerosol dan airborne. Itulah sebabnya masker kain tidak disarankan digunakan oleh tenaga medis. Pasalnya 90 persen partikel bisa menembus masker kain. 

Tenaga medis yang berhubungan langsung dengan pasien wajib mengenakan masker yang lebih baik, terutama masker N95. 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF