Sering Makan Kerupuk, Picu Hipertensi Hingga Kanker
berita
Sumber Foto : baca.co.id
09 September 2019 14:25
Watyutink.com – Masyarakat Indonesia terkenal sebagai pecinta kerupuk. Sebagian orang menilai kerupuk mampu menambah cita rasa hidangan yang akan disantap. Dibalik kerenyahannya, jika terlalu sering makan kerupuk memicu terjadinya hipetensi hingga kanker.

Tahukah Anda penyebab kerupuk berbahaya?

Kandungan natrium dari taburan garam dan penyedap membuat kerupuk berasa gurih. Hal ini berdampak jika mengkonsumsi kerupuk dalam jumlah banyak dapat memicu risiko hipertensi.

Baca Juga

Dalam beberapa kasus, terdapat oknum-oknum jahat yang mengolah krupuk dengan dicampur bahan kimia berbahaya seperti zat pewarna tekstil, boraks, ataupun plastik. Bahan berbahaya ini apabila kerap masuk dalam tubuh akan memberatkan kerja ginjal dalam mengeluarkan racun dari tubuh. Maka resiko terkena gagal ginjal pun meningkat.

Selain berwarna putih, dikenal pula krupuk berwarna. Pigmen warna pada kerupuk disebabkan saat proses pembuatan, adonan dicampur dengan bahan pewarna. Zat pewarna yang digunakan biasanya adalah zat pewarna tekstil karena harganya murah.  Karena sifat  karsinogen yang dibawa oleh zat pewarna buatan ini, dapat memicu resiko terjangkit berbagai jenis kanker.

Salah satu hal yang tidak kalah penting yaitu kandungan kalori dan lemak pada krupuk yang memicu kegemukan. Kandungan ini berasal dari minyak yang digunakan untuk menggorengnya.

Melihat fakta ini hindari mengkonsumsi krupuk secara berlebih, ya. Segala sesuatu yang berlebihan pasti menimbulkan efek samping.

(Zc)

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

Riza Annisa Pujarama

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

M. Rizal Taufikurahman, Dr.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

FOLLOW US

Perizinan Teknis Masih Kewenangan Daerah             Kiat Khusus Pangkas Birokrasi Perizinan di Indonesia             Politik Etika vs Politik Ekstasi              Kebutuhan Utama : Perbaiki Partai Politik             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-1)             Pengaruh High Class Economy dalam Demokrasi di Indonesia (Bagian-2)             Perlu Revisi Undang-Undang dan Peningkatan SDM Perikanan di Daerah             Antisipasi Lewat Bauran Kebijakan Fiskal – Moneter             Perkuat Industri Karet, Furnitur, Elektronik Hadapi Resesi             Skala Krisis Mendatang Lebih Besar dari 1998