Sering Dianggap Tanaman Pengganggu, Daun Balakacida Ternyata Bisa Obati Kista, Vertigo, Diabetes, Maag dan Asam Lambung
berita
Daun Balakacida
14 September 2020 16:47
Watyutink.com – Nama tanaman balakacida mungkin tidak banyak dikenal. Pasalnya tanaman ini kebanyakan tumbuh di semak-semak atau lahan kosong. Akibatnya balakacida lebih dianggap tanaman gulma atau pengganggu. Sehingga tanaman balakacida sering ditebang dan dibuang begitu saja.

Padahal tanaman balakacida diketahui kaya akan kandungan nutrisi yang berguna untuk kesehatan. Itulah sebabnya tanaman yang berasal dari keluarga asteraceae ini banyak dimanfaatkan sebagai obat guna mengatasi berbagai jenis penyakit.

Tahukah Anda, apa saja manfaat tanaman balakacida bagi kesehatan?

Tanaman balakacida mempunyai nama ilmiah Chrimilaena Odorata. Tanaman balakacida ditandai dengan daunnya yang berbentuk oval bergerigi dibagian tepinya. Tekstur daun balakacida sedikit kasar namun berbeda dengan daun pada umumnya. Balakacida biasanya berbunga pada setiap musim kemarau.

Tanaman balakacida tumbuh lebih cepat disaat musim kemarau dan di tempat terbuka. Pasalnya tanaman ini sangat membutuhkan asupan sinar matahari yang cukup banyak. Sebaliknya balakacida tidak bisa tumbuh di tempat yang kurang mendapat sinar matahari. Lantaran pertumbuhannya yang cepat itulah balakacida kerap dianggap tanaman pengganggu.

Padahal sejatinya balakacida kaya akan manfaat bagi kesehatan. Para ahli menyebut tanaman ini, terutama bagian daunnya banyak mengandung senyawa yang berguna untuk mengatasi berbagai penyakit. Senyawa tersebut antara lain, fenol, alkaloid, triteperoid, tannin, flavonoid, dan limonen.

Itulah sebabnya daun balakacida bisa dimanfaatkan untuk mengatasi beberapa penyakit, seperti menjadi obat kista atau benjolan yang biasanya menyerang organ reproduksi. Daun balakacida bisa digunakan sebagai obat herbal atau alami guna mengatasi kista. Caranya cukup dengan merebus beberapa lembar daun balakacida dengan air secukupnya. Jangan lupa mencuci daun terlebih dahulu. Setelah mendidih angkat dan minum air rebusan tersebut saat menjadi hangat.

Daun balakacida juga bisa menjadi obat alternatif bagi penyakit kanker serviks, salah satu penyakit yang ditakuti para wanita. Selain dengan meminum air rebusannya, dan balakacida juga bisa dinikmati sebagai teh. Caranya bisa dengan mencampurkan beberapa lembar daun balakacida dengan teh yang akan kita nikmati.

Senyawa fenol dan flavonoid dalam daun balakacida juga mempunyai fungsi sebagai antioksidan. Hal ini membuat daun balakacida mampu melindungi tubuh dari efek buruk radikal bebas, pemicu beberapa penyakit kronis, termasuk kanker.

Minum secara rutin guna mendapatkan manfaat daun balakacida. Rutin mengonsumsi air rebusan daun balakacida juga berguna menjaga kesehatan alat reproduksi, khususnya bagi wanita.

Kandungan fenol dalam daun balakacida juga bermanfaat bagi penderita diabetes. Pasalnya senyawa fenol berguna untuk menjaga kadar gula darah tetap normal dan terkendali. Senyawa fenol bisa menghambat penyerapan glukosa dalam usus sehingga kadar gula dalam tubuh tetap terjaga.

Kandungan flavonoid, tanin dan antioksidan dalam daun balakacida juga berguna sebagai obat vertigo. Caranya dengan rutin meminum air rebusan daun balakacida.

Daun balakacida juga berguna untuk sebagai obat maag dan penyakit asam lambung. Pasalnya kandungan flavonoid dalam daun balakacida juga memiliki sifat anti inflmasi dan peradangan. Itulah sebabnya rutin minum air rebusan daun balakacida bisa mencegah penyakit maag dan asam lambung kambuh.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF