Sejarah Hari Ini : Pukul Jatuh Trevor Berbick, Mike Tyson Jadi Juara Dunia Tinju Termuda
berita
Tyson vs Trevor Berbick (Foto AFP)
22 November 2019 17:03
Watyutink.com – Hari ini, 22 November 2019, 33 tahun lalu tercipta sejarah dalam dunia tinju profesional. Saat itu seorang anak muda bernama Mike Tyson berhasil menjadi juara dunia tinju kelas berat. Anak muda berasal dari Brooklyn, New York ini berhasil memukul jatuh juara bertahan, Trevor Berbick, dalam pertarungan di Las Vegad Hilton, Nevada, Amerika Serikat.

Begitu kerasnya pukulan Tyson, hingga Berbick terhuyung-huyung dan berusaha berdiri hingga tiga kali. Meski pertarungan baru memasuki detik ke 35 ronde kedua, wasit terpaksa menghentikan pertarungan dan menyatakan Tyson sebagai pemenang dan berhak menyandang gelar juara dunia tinju kelas berat World Boxing Council (WBC). Tyson juga berhak menyandang gelar juara dunia termuda di dunia.

Setelah itu, pemuda yang terlahir dengan nama Michale Gerald Tyson pada 30 Juni 1966 itu semakin ‘menggila’ di atas ting tinju. Petinju berjuluk Si Leher Beton ini mengalahkan lawan-lawannya dengan knock out (KO) dalam waktu singkat. Sampai-sampai penonton tak lagi membicarakan apakah Mike Tyson menang atau kalah. Penonton hanya membicarakan pada ronde keberapa lawan Tyson bakal dipukul jatuh.

Setahun kemudian, Tyson melengkapi gelarnya dengan menjadi juara dunia versi World Boxing Association (WBA) dengan mengalahkan James 'Bonecrusher' Smith pada 7 Maret 1987. Pada 1 Agustus 1987, Tyson mengalahkan Tony Tucker dan menjadi juara dunia versi International Boxing Federation (IBF). Sejak saat itulah petinju yang selalu mengenakan celana dan sepatu berwarna hitam ini mendapat sebutan ‘Juara Dunia Sejati.’ Pasalnya Tyson adalah petinju pertama yang berhasil menyatukan gelar dari tiga badan tinju yang ada saat itu, yakni WBC, WBA, dan IBF.

Keperkasaan Tyson akhirnya terhenti 11 Februari 1990, ia dipukul jatuh oleh petinju tak terkenal, James 'Buster' Douglas pada ronde 10. Sejak itu prestasi Tyson terus merosot. Ia juga pernah mendapat sanksi diskualifikasi dari WBA. Pasalnya saat bertarung melawan Evander Holyfield, Tyson terbukti menggigit telinga lawannya. Tyson diskors selama setahun dan didenda tiga juta dolar AS.

Pada 1995, selepas keluar dari penjara akibat kasus perkosaan, Tyson mengumumkan masuk Islam dan mengganti namanya menjadi Malik Abdul Aziz.

Selama berkarier di dunia tinju, Tyson mencatatkan total pertarungan sebanyak 58 kali dan dua pertarungan no contest. Rekor yang dicatatkannya, 50 kali memang dan enam kali kalah. Dari semua kemenangannya, 44 kali diperolehnya secara KO.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ahmad Heri Firdaus

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)

YB. Suhartoko, Dr., SE., ME

Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Keuangan dan Perbankan Unika Atma Jaya Jakarta

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FOLLOW US

Aturan Timbulkan Administration Cost, Beban Bagi UMKM                Pelaku Bisnis E-commerce Tak Perlu Berbadan Hukum             Hambat Usaha Kecil Naik Kelas             Investor Tak Terpengaruh Prediksi Ekonomi RI             Moody’s Tak Tahu Jeroan Indonesia             Ada  Gap, Ada Ketimpangan             Prioritas Utama Tingkatkan Pertumbuhan             Dana Desa Berhadapan dengan Kejahatan Sistemik             Pembangunan Desa Tidak Bisa Berdiri Sendiri             Harus Disadari, Korupsi akan Mengikuti Kemana Uang Mengalir