Sejarah Hari Ini: Bom Meledak di Pasar Daging Babi, Kota Palu, Sulteng, Tujuh Orang Tewas
berita
Sumber Foto : liputan6.com
31 December 2020 11:00
Watyutink.com - Hari ini, 31 Desember bisa jadi akan dikenang sebagai salah satu hari kelam. Pasalnya 15 tahun lalu tepatnya 31 Desember 2005 sebuah bom meledak di sebuah pasar tradisional di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pasar yang berlokasi di Jalan Pulau Sulawesi, Kampung Maesa, Kecamatan Palu Selatan, Palu, itu diketahui adalah lokasi perdagangan daging babi.

Ledakan bom berdaya ledak tinggi itu terjadi pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WITA mengakibatkan tujuh orang tewas dan 54 orang lainnya mengalami luka-luka. Sebenarnya masih ada satu bom lagi dilokasi tereebut. Namun tidak sampai meledak.

Antara, 3 Januari 2006 melaporkan material bom terdiri dari klorat, sulfur, dan aluminium sulfat. Wakil Kepala Divisi Humas Polri saat itu, Brigjen Polisi Anton Bachrul Alam menambahkan bom juga dilengkapi kontainer lempeng besi setebal dua milimeter. Namun pemicu bom tidak ditemukan karena hancur bersama kontainer bom.

Tujuh korban tewas adalah pasangan suami-istri Yopy Mononege (42) dan Meiso (38), pasangan suami-istri Sersan Kepala Tasman (40) dan Poste Dina Manis (42), Agustina Ester Mande (37), Bambang Wiyono Saputra (50), dan Yakolina Timang (42).

Sedangkan korban luka dirawat di lima rumah sakit di Palu, yakni RS Undata, RS Budi Agung, RS Bhayangkara, RS Bala Keselamatan, dan RS Wirabuana.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan saat itu, Widodo Adi Sucipto, menyebut pelaku peledakan adalah kelompok Jemaah Islamiyah (JI).

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

A.S. Laksana

Sastrawan, pengarang, kritikus sastra dan wartawan