Sejak Kapan dan Di mana Saja Bendera Merah Putih Berkibar?
berita

09 August 2020 06:00
Watyutink.com - Di seluruh dunia ternyata ada bermacam jenis ‘merah putih’. Bukan hanya Sang Saka Merah Putih, kebanggaan kita, bangsa Indonesia.  

Tahukah Anda di mana saja ‘merah putih’ berkibar dan sudah berapa lama tegak berdiri?

Selain Indonesia, ada dua negara lain yang mempunyai bendera bercorak merah dan putih, Polandia dan Monaco. Polandia mengadopsi warna putih dan merah sebagai warna bendera nasionalnya pada 1831 berdasarkan warna khas dua negara konstituen Persemakmuran  Polandia-Lituania. Namun bendera putih merah secara resmi diakui sebagai bendera nasional Polandia pada 1919. Sejak tahun 2004, Polish Flag Day dirayakan pada tanggal 2 Mei.

Sedangkan Monaco menggunakan bendera bercorak merah dan putih sejakm 1339 berdasarkan warna khas The House of Grimaldi. Namun bendera merah putih secara resmi dijadikan bendera Kerajaan Monaco pada 4 April 1881, saat negara itu dipimpin  Pangeran Charles III.

Bagaimana di Indonesia?

Berdasarkan catatan sejarah Indonesia, membuktikan jika Bendera Merah Putih dikibarkan tahun 1292 oleh tentara Jayakatwang saat berperang melawan kekuasaan Kertanegara dari Singosari (1222-1292). Sejarah tersebut disebut pada tulisan jika Jawa kuno yang memakai tahun 1216 Caka (1254 Masehi), menceritakan tentang perang antara Jayakatwang melawan R. Wijaya, dilansir via InfoBiografi.

Pada buku karangannya Mpu Prapanca, Negara Kertagama mencerirakan tentang digunakannya warna Merah Putih pada upacara hari kebesaran raja, ketika pemerintahan Hayam Wuruk yang bertahta di kerajaan Majapahit tahun 1350-1389 M.

Selain itu pada babat tanah Jawa, yang bernama babad Mentawis (Jilid II hal 123) disebutkan bahwa Ketika Sultan Agung berperang melawan negeri Pati. Tentaranya bernaung di bawah bendera Merah. Sultan Agung memerintah dari tahun 1613 hingga 1645.

Di bagian lain kepulauan Nusantara juga menggunakan bendera merah putih. Seperti, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya, bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII.

Saat terjadinya perang di Aceh, para pejuang Aceh sudah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah putih. Pada bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran. Di samping itu, pada zaman kerajaan Bugis Bone, Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih merupakan simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone. Bendera Bone tersebut dikenal sebagai nama Woromporang.

Pada tahun 1922, Perhimpunan Indonesia juga mengibarkan bendera Merah Putih di negeri Belanda dan terdapat kepala banteng ditengah-tengahnya.Tahun 1924, Perhimpunan Indonesia mengeluarkan buku peringatan 15 tahun berdiri di Eropa (1908-1923). Kulit buku dari peringatan tersebut, bergambar bendera Merah Putih dengan kepala banteng.

Tahun 1927 di kota Bandung, lahirlah Partai Nasional Indonesia (PNI) yang tujuannya adalah Indonesia Merdeka. PNI mengibarkan bendera Merah Putih dengan kepala banteng.

Pada tanggal 28 Oktober 1928, dalam Kongres Indonesia Muda di Jakarta, berkibarlah untuk pertama kalinya bendera merah putih sebagai bandera kebangsaan. Semenjak itulah berkibar bendera Merah Putih di seluruh kepulauan Nusantara Indonesia.

Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya pada 17 Agustus 1945 Sang Saka Merah Putih secara resmi menjadi bendera negara Republik Indonesia. Sang Saka Merah Putih merupakan julukan kehormatan terhadap bendera Merah Putih negara Indonesia. Bendera pusaka yang berkibar itu dibuat (dijahit) oleh Ibu Fatmawati, istri Presiden Sukarno,  tahun 1944. Merah Putih Teruslah berkibar, Merdeka! 

Ibu Fatmawati menjahit bendera Sang Saka Merah-Putih, Oktober 1944 (Arsip Kompas)

 

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF