Rutin Mandi dan Minum Air Hujan Ternyata Dapat Sembuhkan Asam Lambung, Cegah Kanker dan Sehatkan Kulit
berita
Ilustrasi/ Net
13 June 2021 08:00
Watyutink.com – Banyak orang menghindari air hujan. Bukan hanya karena tidak ingin bajunya basah, orang menghindari air hujan juga lantaran tidak ingin sakit. Pasalnya banyak orang percaya air hujan isa menyebabkan tubuh sakit. Hal ini pula yang menyababkan orang tidak ingin beraktivitas ditengah hujan.

Orang tua pun kerap melarang anak-anaknya main hujan-hujanan. Mereka khawatir setelah main hujan, anaknya sakit kepala, demam, flu, atau pilek. Padahal sejatinya air hujan bukan menyebab sakit. Sebaliknya air hujan justru baik untuk menjaga kesehatan. Itulah sebabnya air hujan sebaiknya tidak perlu dihindari, bahkan saat hujan sempatkan mandi hujan meski sebentar

Tahukah Anda, apa manfaat air hujan bagi kesehatan?

Hujan adalah fenomena alam yang lazim terjadi. Air yang turun dari langit saat hujan diyakini sebagai air murni dan lebih besih dibandingkan air tanah. Dikutip dari Health Benefits, air hujan memiliki pH alkaline yang sama dengan air suling. Kadar pH air hujan juga sama dengan air hasil penyaringan atau reverse osmosis (RO). Air hujan juga sangat aman karena bebas dari kandungan klorin, zat korosif yang bisa memperparah luka.

Beberapa ahli kesehatan tradisional yakin, meminum air hujan mampu mengatasi masalah asam lambung. Air hujan berguna menenangkan mukosa lambung yang teriritsai. Minum air hujan dua hingga tiga sendok makan setiap pagi saat perut sedang kosong.

Air hujan juga mampu membuang racun dan radikal bebas dalam tubuh. Kandungan pH alkaline dalam air hujan mampu menetralkan kadar pH dalam darah. Racun dan radikal bebas dalam tubuh berisiko menyebabkan pH dalam darah menjadi asam. Sering minum air hujan diyakini membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Air hujan diketahui bebas dari kandungan fluorida dan klorin. Kedua zat tersebut biasanya digunakan untuk membunuh kuman dalam air ledeng. Klorin juga kerap dijadikan antiseptik. Mengonsumsi air dengan kadungan klorin dan flourida akan menyebabkan tubuh mudah terserang penyakit, seperti sakit kepala dan gastritis atau penyakit akibat peradangan dinding lambung.

Air hujan juga baik untuk kesehatan rambut dan kulit. Kandungan pH alkali dalam air hujan mampu meningkatkan pertumbuhan dan menguatkan rambut. Sebaliknya air biasa dengan pH asam justru merusak keratin dan folikel pada rambut yang menyebabkannya rapuh. Bagi kulit, air hujan dengan pH alkali berguna menjaga kelembaban dan elastisitas kulit. Air hujan juga mencegah jerawat dan bisul. Air hujan bisa diminum atau digunakan untuk mandi dan keramas.

Air hujan juga mampu menghambat proliferasi atau pertumbuhan sel kanker. itulah sebabnya air hujan juga dikenal sebagai antikanker dan mengandung antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan. Pengobatan tradisional di India bahkan menjadikan minum air hujan sebagai salah satu terapi penyembuhan kanker.

Meski sehat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi air hujan. Pastikan tempat penampungan air hujan bersih dan bebas dari kontaminasi dan kotoran. Hindari menampun air hujan sejak awal turun, tunggu sekitar 15 hingga 20 menit setelah hujan turun. Pasalnya air hujan yang baru turun biasanya terdapat polutan yang berbahaya. Tampung air hujan langsung dari langit dan jangan air yang jatuh dari atap rumah.

Sebaiknya masak air hujan terlebih dahulu. Jika air hujan sudah berubah rasa, warna dan bau, sebaiknya tidak digunakan dan langsung dibuang. Kondisi lingkungan juga patut diperhatikan. Jika lingkungan tempat hujan turun tidak bersih, sebaiknya airnya tidak dikonsumsi lantaran dikhawatirkan sudah mengandung racun dan polutan yang berbahaya bagi kesehatan.  

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF