Redakan Demam Bayi dan Balita dengan Kunyit, Madu, Putih Telur, dan Bawang Merah
berita

02 July 2020 16:40
Watyutink.com – Siapa sih yang tidak khawatir dan cemas jika anak kita tiba-tiba panas atau demam. Semua orang tua pasti pernah mengalaminya. Terlebih jika demam dan panas menyerang anak saat malam hari. Meski demam pada anak atau bayi belum tentu menandakan terjadinya ganggaun kesehatan serius, tapi hal ini tetap menimbulkan kecemasan. Itulah sebabnya para orang tua, khususnya yang masih memiliki bayi atau anak berusia di bawah lima tahun (balita) harus mengetahui cara menurunkan panas atau demam bayi dan balita.

Umumnya orang tua akan menggunakan obat-obatan penurun panas. Cara ini dianggap paling mudah lantaran banyak jenis dan merek obat penurun panas anak yang dijual di pasaran. Padahal sebenarnya ada bahan-bahan alami yang lebih aman untuk anak. Selain bebas kandungan bahan kimia, obat hebal atau alami juga lebih mudah diperoleh.

Tahukah Anda, apa saja bahan alami untuk menurunkan panas atau demam pada bayi dan balita?

Tidak bisa dipungkiri, semua orang tua pasti cemas manakala buah hatinya tiba-tiba demam. Padahal sebelumnya mereka sehat bahkan bermain seperti biasa. Dikutip dari Boldsky, penyebab anak tiba-tiba demam, terlebih di malam hari bisa beraneka macam. Penyebabnya bisa lantaran bakteri yang disebut pirogen. Bakteri ini kerap masuk dari luar tubuh dan memicu demam pada anak.

Penyebab lain demam atau panas pada anak dan balita adalah infeksi atau radang. Selain itu alergi juga bisa membuat anak menderita demam atau panas, terutama di malam hari. Infeksi kulit dan saluran kemih juga bisa memicu terjadinya demam pada bayi dan balita.

Pakar kesehatan herbal, dr Zaidul Akbar memberikan tips menurunkan panas atau demam pada bayi dan balita. Penulis buku Jurus Sehar Rasulullah ini menyebut kunyit dan madu bisa diolah menjadi ramuan penurun panas.  Caranya, ambil setengah hingga satu ruas kunyit sebesar kelingking. Blender dengan setengah gelas air. Bisa juga dengan menyeduh kunyit yang sudah dihaluskan dengan air hangat. Diamkan sejenak sampai mengendap.  Ambil air kunyit yang jenih, campur dengan setengah sendok teh madu.

Beri minum ramuan tersebut kepada bayi yang berusia di atas enam bulan hingga anak-anak. Minum satu hingga tiga kali sehari sampai demam atau panas turun.

Resep kedua adalah ramuan putih telur dan madu. Siapkan satu butir telur ayam kampung, ambil putih telurnya. Aduk besama setengah sendok teh madu hingga tercampur dengan merata. Minumkan kepada bayi berusia enam bulan ke atas hingga balita. Konsumsi satu hingga tiga kali sehari hingga demam reda.

Demam pada anak dan bayi juga bisa diredakan dengan mengonsumsi air kelapa muda. Campur 150 mililiter air kelapa muda dengan dua sendok teh madu. Berikan satu hingga tiga sendok makan setiap dua jam. Ramuan ini hanya bisa dikonsumsi anak berusia satu tahun ke atas.

Ramuan berikutnya yang bisa menjadi alternatif meredakan demam adalah, bawang merah dan minyak telon. Iris beberapa siung bawang merah, campur dengan minyak telon. Balurkan ramuan tersebut pada perut dan punggung bayi.

Akan lebih baik jika saat mengonsumsi ramuan tersebut, dibarengi dengan mengompres dengan air hangat. Perlu diingat, jangan selimuti bayi atau balita saat demam. Pasalnya selimut justru menghalangi panas keluar dari tubuh. Sebaiknya bayi mengenakan pakaian tipis agar panasnya segera reda.  

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia

Edgar Ekaputra

Pakar Industri Keuangan dan Ekonomi, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI

Lia KIan, Dr.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila