Penyakit Asam Urat, Rasa Nyeri Akibat Kadar Purin Tinggi
berita
Sumber Foto : obatasamuratherbalxamthone.wordpress.com
16 November 2018 17:00
Ada sebagian orang yang enggan makan kacang-kacangan. Mereka takut asam uratnya kambuh. Mereka khawatir rasa sakit terutama di persendian akan terasa manakala makan makanan yang mengandung kacang.

Tapi tahukah Anda apa sebetulnya asam urat itu? Mengapa sampai menimbulkan rasa sakit yang kadang tak terperikan.

Asam urat adalah kondisi dimana kadar purin di dalam tubuh sangat tinggi. Akibatnya tubuh bereaksi dengan menimbulkan rasa nyeri pada bagian tubuh tertentu.

Purin adalah protein yang ada diproduksi di dalam tubuh dan juga terkandung pada banyak makanan. Semakin banyak makan makanan yang mengandung purin, semakin besar juga tubuh memproduksi asam urat atau uric acid. Kadar purin yang tinggi akan mengalir dalam darah dan mengubah asam urat menjadi kristal. Jika kristal menumpuk di sekitar sendi dan jaringan lunak tubuh lainnya akan menimbulkan rasa linu dan nyeri.

Meski saat ini banyak obat yang dapat menyembuhkan asam urat, namun akan lebih baik jika kita melakukan pencegahan. Caranya dengan menerapkan pola hidup sehat, menghindari makanan beralkohol dan kadar gula tinggi. Kurangi makanan yang mengandung purin atau protein tinggi, banyak minum air putih dan rajinlah berolah raga.

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF

Ujang Komarudin, Dr., M.Si.

Pengamat Politik dan Dosen Universitas Al Azhar Indonesia

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

Christianto Wibisono

Analis Bisnis/ Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI)

FOLLOW US

Polisi Tunduk Pada Hukum             Inovasi Kebijakan yang Tidak Menjual             Kebijakan Tergantung Tujuan Awalnya             Kebaya Tak Perlu Dipertanyakan             Penggalian Nilai Budaya Dibalik Kebaya             Berkebaya Adalah Kesadaran             Penangkapan Faisol Tidak Berdasar             Lembaga Negara Bukan Pemungut Upeti!             Cost Recovery Bukan dari APBN             Blok Masela, Akankah mengulang sejarah Freeport?